KEK Gresik Diharapkan Jadi Stimulan Ekonomi Masyarakat Jatim

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Rabu, 13 Okt 2021 17:54 WIB
Ketua DPD Minta Pengurus GKPPI Bela Kepentingan Petani
Foto: Dok. DPD RI
Jakarta -

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyambut baik penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur. Ia menilai pengembangan kawasan industri tersebut akan memberikan multiplier effect bagi kesejahteraan masyarakat Gresik dan sekitarnya.

"Kita tidak hanya mendukung, tetapi juga terus mendorong tumbuhnya kawasan Industri berstatus KEK ke seluruh penjuru Indonesia. Tujuannya, supaya terjadi percepatan penyebaran dan pemerataan industri nasional," ujar LaNyalla dalam keterangan tertulis, Rabu (13/10/2021).

LaNyalla mengulas KEK Gresik merupakan salah satu dari 4 KEK tambahan yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2021. KEK ini meliputi industri metal (smelter), elektronik, kimia, energi dan logistik.

"KEK Gresik diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi Jatim yang berkontribusi bagi indeks pertumbuhan ekonomi nasional. Harapan lainnya juga mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, sebagai solusi dampak pandemi," tutur LaNyalla.

KEK Gresik memiliki total luas lahan sebesar 2.167 hektare dengan target nilai investasi dalam 5 tahun pertama sebesar Rp 71 triliun. LaNyalla menekankan angka fantastis itu harus dimanfaatkan pemerintah untuk kemajuan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan.

"Pemerintah harus mengawal serapan tenaga kerja lokal dengan baik. Libatkan juga dalam sektor-sektor pendukung lainnya. Jangan sampai mereka menjadi penonton di wilayahnya sendiri tanpa mampu berperan secara langsung," imbau LaNyalla.

LaNyalla berharap pemerintah meningkatkan efektivitas pengelolaan KEK di Indonesia, seperti kebijakan fiskal yang kondusif untuk dunia investasi, juga adanya konektivitas dengan membangun akses-akses infrastruktur di KEK dan wilayah sekitar.

"Tak boleh dilupakan juga perlunya dibangun ketersediaan sumber daya manusia di setiap wilayah dimana KEK berada," sebut LaNyalla.

(prf/ega)