401 Sekolah Tingkat SMA di Kalimantan Tengah Sudah Adakan PTM

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Rabu, 13 Okt 2021 17:28 WIB
Sekolah Tatap Muka di SDN Meruyung, Depok, Jawa Barat, Senin (4/10/2021)
Ilustrasi. Foto: Puti Aini Yasmin/detikcom
Jakarta -

Sebanyak 401 sekolah melakukan PTM (pembelajaran tatap muka) secara terbatas di Kalimantan Tengah. PTM sudah dimulai sejak Senin 11/10) di SMA/SMK/SLB se-Kalimantan Tengah.

Kebijakan tersebut merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri, Inmendagri terbaru Nomor 48 Tahun 2021, pedoman PTM terbatas SMA/SMK/SLB di masa pandemi Tahun Ajaran 2021/2022.

"Kita putuskan mulai hari senin, 11 Oktober kemaren sudah memulai Pembelajaran Tatap Muka Terbatas untuk satuan pendidikan SMA, SMK dan SLB se-Kalimantan Tengah " ucap Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dalam keterangan tertulis, Selasa (12/10/2021).

Dalam rangka memastikan kelancaran PTM, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran turut meninjau langsung pelaksanaan PTM terbatas di SMA Negeri 1 Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Saat peninjauan, Sugianto mengecek penyediaan sarana protokol kesehatan serta mengamati pelaksanaan pembelajaran luring dan daring secara bergantian. Ia menilai kedua pembelajaran telah berjalan dengan tertib dan disiplin.

"Ini pengaturan yang bagus, PTM berjalan tapi dengan prokes dan pengaturan yang ketat. Setiap unsur penyelenggara pendidikan harus monitoring dan evaluasi serta wajib pelaporan perkembangan penyelenggaraan PTM, begitu ada kasus terkonfirmasi, PTM kita evaluasi" ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sugianto juga kembali mengingatkan pentingnya pendidikan karakter bagi peserta didik. Menurutnya, pendidikan karakter akan membentuk kepribadian dan jati diri bagi generasi muda.

"Bonus Demografi yang artinya 60 persen populasi dari total populasi didominasi oleh milenial atau anak muda. Setiap generasi muda harus memiliki karakter yang mencakup penyempurnaan diri ke arah yang lebih baik dalam semua aspek, untuk menghadapi tantangan dan persaingan yang makin kompetitif di masa sekarang dan akan datang, maka persiapkan diri dengan baik" pungkas Sugianto.

(prf/ega)