ADVERTISEMENT

Keluarga Saiful Mahdi Sujud Syukur Usai Jokowi Teken Keppres Amnesti

Agus Setyadi - detikNews
Rabu, 13 Okt 2021 16:01 WIB
Presiden Jokowi telah meneken keppres tentang pemberian amnesti untuk Saiful Mahdi. Pihak keluarga berharap dosen Fakultas MIPA itu segera dibebaskan. (Agus Setyadi/detikcom)
Presiden Jokowi telah meneken keppres tentang pemberian amnesti untuk Saiful Mahdi. Pihak keluarga berharap dosen Fakultas MIPA itu segera dibebaskan. (Agus Setyadi/detikcom)
Banda Aceh -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken keputusan presiden (keppres) tentang pemberian amnesti untuk Saiful Mahdi. Pihak keluarga berharap dosen Fakultas MIPA itu segera dibebaskan.

"Kalau saya pribadi sebenarnya dari sejak pertama Pak Muhaimin (Wakil Ketua DPR RI) ketok palu, (berharap pada) malamnya Bang Saiful sudah pulang. Tapi kita tahu ini adalah surat antarlembaga negara yang pasti butuh waktu," kata istri Saiful Mahdi, Dian Rubianty, kepada wartawan, Rabu (13/10/2021).

Dia mengatakan seluruh anggota keluarganya bersujud syukur saat tahu Saiful mendapat amnesti dari Jokowi. Dian mengaku sudah menyerah dalam kasus itu setelah kasasi yang diajukan suaminya ditolak Mahkamah Agung (MA).

Namun tim koalisi advokasi meyakinkannya untuk terus berjuang. Dia menyebut permintaan amnesti dilakukan setelah menilai peninjauan kembali (PK) tidak mungkin diajukan.

"Teman-teman koalisi advokasi mengatakan bahwa perjuangan ini tidak boleh berhenti sampai di sini, karena kasasi itu adalah putusan inkrah. Ini akan dijadikan dasar hukum untuk kasus lain, maka kita mencoba langkah berikutnya," jelas Dian.

"Saya bilang, kalau PK tidak mungkin, Bang Saiful di penjara waktu itu saya kena COVID. Itu suatu pilihan mustahil bagi kami. Teman-teman mengatakan masih ada jalan amnesti. Jadi kita mencoba menempuh jalan itu, saya bilang saya tidak bisa bantu apa-apa, saya nggak punya apa-apa, saya nggak punya jaringan. Kalau teman-teman mau, saya hanya bisa membantu doa dari jauh," lanjutnya.

Selama Saiful di penjara, Dian mengaku berkomunikasi dengan sang suami lewat video call yang difasilitasi pihak Lapas Banda Aceh. Menurutnya, Saiful menghabiskan waktu di penjara dengan berbagai kegiatan.

"Tiga minggu pertama Bapak ngajar tapi karena ada aturan dari kampus tidak boleh mengajar, kegiatan mengajarnya berhenti. Bapak mencoba berolahraga, membaca, banyak waktu refleksi dan menulis," sebutnya.

Simak berita lengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Saat Baiq Nuril: Saya Bangga Punya Presiden Seperti Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT