Kapolri: TNI-Polri Terus Bersinergi Wujudkan Target Vaksinasi Presiden Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 13 Okt 2021 14:34 WIB
Jakarta -

Ketua MPR Bambang Soesatyo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan serbuan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Akabri 89. Dalam kesempatan ini, Sigit menekankan bahwa TNI-Polri terus bersinergi untuk mewujudkan target vaksinasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Agenda serbuan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan Akabri 89 ini dilaksanakan di gedung Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (13/10/2021). Agenda ini masih dalam rangka HUT TNI ke-76 dengan tema 'Pengabdian 33 Tahun TNI-Polri Akabri 89'.

Dalam acara ini, Ketua MPR, Panglima TNI, dan Kapolri juga menyempatkan diri menyapa Kodam V/Brawijaya dan Kodam VI/Mulawarman secara virtual.

Sigit menyatakan, Indonesia sempat mengalami laju pertumbuhan COVID-19 yang cukup tinggi. Namun saat ini kasus aktif harian telah mengalami penurunan drastis berkat kerja keras dan soliditas penanganan pandemi virus Corona dari TNI-Polri, pemda, dinas kesehatan, dan seluruh stakeholder.

Kapolri di acara serbuan vaksinasi dan bakti sosial Akabri 98Kapolri di acara serbuan vaksinasi dan bakti sosial Akabri 98 (Foto: dok. Istimewa)

"Alhamdulillah berkat kerja keras seluruh rekan-rekan semua, khususnya TNI-Polri, hari ini kasus harian kita sudah di bawah seribu dan ini berkat kerja keras dan soliditas TNI-Polri dan seluruh masyarakat yang tergabung dalam hal ini Dinkes, relawan dan seluruh rekan-rekan yang tergabung dalam menghadapi pandemi COVID-19," kata Sigit dalam keterangannya.

Di sisi lain, mantan Kapolda Banten ini juga memaparkan, berdasarkan data yang disampaikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Indonesia telah melampaui 150 juta suntikan vaksinasi. Namun dia berharap akhir tahun nanti suntikan vaksin di Indonesia bisa mencapai angka 200-250 juta.

Sigit juga menyebut, berkat kerja keras dari seluruh pihak yang mendukung kebijakan Pemerintah, Indonesia menjadi peringkat pertama di Asia Tenggara dalam penanganan COVID-19. Meski demikian, dia meminta seluruh pihak terus melakukan upaya-upaya terkait akselerasi vaksinasi guna target dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat segera terwujud.

"Ada PR yang harus kami selesaikan bahwa memang untuk bisa mempertahankan dan mencapai terbentuknya kekebalan komunal sampai 70 persen mau tak mau kami harus melanjutkan akselerasi vaksinasi sebagaimana yang diharapkan Bapak Presiden untuk mencapai laju suntikan 2 juta dalam satu hari," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Kapolri di acara serbuan vaksinasi dan bakti sosial Akabri 98Kapolri di acara serbuan vaksinasi dan bakti sosial Akabri 98 Foto: dok ist

Dalam kesempatan itu, Sigit juga meminta kepada seluruh jajaran TNI-Polri untuk menyiapkan penanganan yang tepat bagi kontingen-kontingen perwakilan daerahnya setelah bertanding di PON XX di Papua.

"Kita tahu beberapa hari lalu ada 86 orang terkonfirmasi positif. Dan ini tentunya mereka akan kembali ke wilayah masing-masing. Dalam kesempatan ini tolong terkait dengan SOP prokes yang saat ini telah kami laksanakan, tolong betul-betul dilakukan sehingga tidak terjadi munculnya klaster baru pasca-PON di wilayah rekan-rekan semua," ucap Sigit.

Menurut Sigit, setiap wilayah harus menyiapkan tahapan protokol kesehatan karantina dengan matang. Tujuannya, agar tidak terjadinya penyebaran virus Corona yang berpotensi menimbulkan lonjakan kasus harian bertambah. Hal itu juga harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas masyarakat.

"Ini menjadi tantangan dan tugas bersama karena ada penurunan level yang disertai kelonggaran aktivitas masyarakat. Selalu diingatkan agar masyarakat menegakkan aturan prokes secara kuat. Karena kalau tidak akan ada situasi dimana kalau kita abai angka COVID-19 naik. Oleh karena itu kita lanjutkan apa yang disampaikan Pak Presiden mengejar 2 juta vaksinasi dalam satu hari," papar Sigit.

Karena itu, Sigit tak lelah menyampaikan kepada jajarannya untuk tetap melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya penerapan prokes guna mencegah pertumbuhan virus Corona.

"Tetap ingatkan masyarakat prokes yang baik. Terima kasih telah memberikan bantuan ke masyarakat yang terdampak karena memang aturan penurunan level harus kita laksanakan secara bertahap. Terima kasih rekan dan senior yang tergabung dalam Altar 89 terus solid, terus sinergi, kita bersatu, kita berjuang, kita pasti menang," tutur Sigit.

Di kesempatan yang sama, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi sinergisitas dan soliditas TNI-Polri yang telah bekerja keras membantu Pemerintah dalam mengawal penanganan Pandemi COVID-19.

"Bagaimana kita lihat dan saksikan bersama-sama, kita lihat sinergisitas TNI-Polri yang makin solid. Dimotori oleh Altar 89, Akabri angkatan 89, kami lihat sama-sama kerja sama yang sangat baik selama ini terbangun TNI-Polri. Itu berikan pesan ke kita semua bahwa kita tidak boleh biarkan kita sendirian hadapi masalah berat selama pandemi. Kita bersyukur COVID-19 makin lama makin mereda, sekarang ini sudah landai," kata Bamsoet.

Karenanya, Bamsoet berharap, soliditas dan sinergisitas TNI-Polri bisa menjadi cerminan bagi masyarakat untuk terus mau membantu Pemerintah menghadapi Pandemi virus Corona.

"Semoga soliditas TNI-Polri mendorong dan membuat kita semua terinspirasi tidak boleh berdiam diri bila melihat tetangga kita, saudara-saudara kita menghadapi masalah kesulitan akibat pandemi inilah nilai gotong royong yang diajarkan," ujar Bamsoet.

(hri/fjp)