Kapolri Minta Jajaran Persiapkan Matang Event Internasional dengan Prokes

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 16:58 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Dok Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: dok. Polri)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan kepada jajarannya untuk menyiapkan antisipasi di tengah pelonggaran aktivitas masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian Kapolri adalah balapan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB.

"NTB dan beberapa event lanjutan di Bali dipersiapkan dengan baik. Kalau ini bisa dikelola dengan baik, tentunya di mata internasional semakin baik dan tentunya hal lain, seperti pertumbuhan ekonomi," kata Sigit dalam keterangannya, Selasa (12/10/2021).

Arahan ini diberikan Listyo Sigit dalam melalui video conference pada Selasa (12/10). Listyo Sigit meminta seluruh jajarannya tetap menyiapkan segala upaya dan antisipasi mencegah lonjakan laju pertumbuhan COVID-19.

Jika pengendalian COVID-19 maksimal, pelaksanaan ajang dunia dapat memberikan efek positif bagi pertumbuhan ekonomi. Listyo Sigit yakin nama Indonesia akan harum di mata dunia karena bisa menggelar event internasional di tengah pandemi COVID-19.

"Persiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap pelonggaran agar tidak terjadi lonjakan kasus kembali," ujar Listyo Sigit.

Listyo Sigit berpesan kepada anak buahnya untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat meski PPKM dilonggarkan, seperti 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), penguatan 3T (tracing, testing, treatment) serta percepatan vaksinasi. Listyo Sigit juga memerintahkan seluruh polda jajaran memaksimalkan aplikasi PeduliLindungi.

"Maksimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Pengawasan terhadap masyarakat dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Apabila ditemukan kategori kuning atau merah, berikan pelayanan vaksin dengan menyediakan gerai vaksinasi maupun vaksin mobile," imbuh Listyo Sigit.

Listyo Sigit menyebut perlu adanya antisipasi dini untuk mencegah masuknya varian baru COVID-19, seperti MU dan Lambda, yang disebabkan pelaku perjalanan luar negeri. Listyo Sigit minta pengawasan turis asing ekstraketat.

"Tolong dicek lagi sistem pengamanan seperti apa, apalagi kalau sudah dibuka SOP-nya betul-betul dilaksanakan. Jangan kemudian kita abai, lengah, dan apa yang kita lakukan selama ini sia-sia. Jadi ini adalah konsekuensi kelonggaran kita berikan bertahap namun bisa kita ukur sehingga semua bisa terkendali," ucap Sigit.

Listyo Sigit turut mengapresiasi kinerja jajarannya yang telah bekerja keras dalam mencegah laju penyebaran Corona. Ia berharap jajaran mempertahankan hal tersebut dan terus melakukan sinergisitas dengan TNI, pemda, dan elemen masyarakat sekitar.

"Apa yang terjadi merupakan hasil kerja keras seluruh anggota. Sekarang tumpuan ada di kita TNI-Polri. Tapi saya yakin seluruh rekan akan melaksanakan dengan baik," tutup Sigit.

(isa/fjp)