Pemkab Magelang dan Sleman Sosialisasikan Rencana Evakuasi

Pemkab Magelang dan Sleman Sosialisasikan Rencana Evakuasi

- detikNews
Senin, 17 Apr 2006 11:18 WIB
Magelang - Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta yang kini berstatus 'Siaga' masih mengeluarkan lava. Tanda-tanda gunung ini akan meletus makin jelas. Untuk mengantisipasi letusan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang dan Sleman menggelar sosialisasi rencana proses evakuasi kepada warga. Pemkab Magelang menggelar sosialisasi di Kecamatan Srumbung, Dukun, dan Sawangan, Senin (17/4/2006). Tiga kecamatan ini berada sekitar 6-12 km dari puncak Merapi. Magelang merupakan salah satu kabupaten yang diprediksi akan terkena material letusan Merapi. Saat menggelar sosialisasi ini, Bupati Magelang Singgih Sanyoto meninjau beberapa jalan desa yang akan dilalui oleh kendaraan-kendaraan dalam proses evakuasi warga. Bupati mengecek kondisi jalan, apakah bisa dilalui kendaraan untuk evakuasi atau tidak. Selain itu, bupati juga mengecek kendaraan milik pemerintah, seperti ambulans dan truk, maupun mobil-mobil milik warga yang akan diperbantukan untuk proses evakuasi bila Merapi benar-benar meletus. Saat ini, mobil-mobil milik pemerintah setempat sudah disiagakan di kecamatan-kecamatan itu. Bupati juga mengecek penggunaan handy-talkie sebagai alat komunikasi antara warga dengan pemerintah kabupaten. Bupati juga meninjau gedung-gedung yang bisa digunakan untuk menampung para pengungsi, seperti gedung sekolah dan masjid. "Untuk obat-obatan sudah kita siapkan, termasuk dapur umum. Untuk tempatnya nanti menyesuaikan," kata bupati. Sosialisasi persiapan proses evakuasi juga dilakukan oleh Pemkab Sleman. Pemkab menerjukan para pejabat Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Segala persiapan untuk proses evakuasi warga juga sudah disiagakan. Sementara itu, pemantauan detikcom, pukul 10.30 WIB, Merapi tertutup kabut tebal. Langit di puncak Merapi tampak mendung. Pada Minggu (16/4/2006) malam hingga Senin (17/4/2006) pagi, puncak Merapi diguyur hujan. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait