PB PMII Minta Playboy Tahu Diri
Senin, 17 Apr 2006 01:10 WIB
Jakarta - Tanggapan terhadap penerbitan Majalah Playboy terus berdatangan. Terakhir datang dari PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang meminta Playboy tahu diri dan memahami protes keras masyarakat Indonesia."Ariflah, jangan memaksakan diri. Pahami dulu kenapa diprotes," kata Herry Ariyanto Azzumi kepada detikcom di sela-sela acara harlah PMII ke-46 di Kantor PB PMII Jl Salemba Tengah, Jakarta, Minggu (16/4/2006).Menurut Herry masyarakat harus menggunakan kepala dingin dalam menyikapi masalah Playboy. Karena isu ini sengaja diangkat untuk memperkeruh suasana.Selain itu Herry juga meminta kepada seluruh elemen agar lebih fokus terhadap persoalan-persoalan kesejahteraan dan pengangguran yang saat ini semakin hari semakin terpuruk."Jangan terpancing, itu hanya isu untuk mengadu domba. Namun tetap harus kita sikapi secara damai," jelas Herry.Terkait aksi anarkis oleh elemen Islam, Herry mengecam keras tindakan tersebut. Herry meminta aparat kepolisian mengusut tuntas agar otoritas penegak hukum seperti aparat kepolisian tetap berharga dan dihargai oleh masyarakat."Kalau tidak diusut ini preseden buruk. Karena jika suatu saat ada ketidakpuasan orang akan nyerbu, ini berbahaya bagi penegakan hukum. Apa gunanya polisi kalau begitu," sesal Herry.Herry juga meminta Menkominfo segera mengambil inisiatif. Karena sikap diam pemerintah yang tidak segera mengambil keputusan terhadap majalah ini akan semakin memperkeruh suasana dan memperburuk citra pemerintahan. Karenanya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didesak agar segera mengambil sikap untuk meredam kontroversi terkait majalah orang dewasa tersebut."Ambil sikap dong jangan diam melulu. Apa kerjanya kalau urus ini saja tidak becus," sindir Herry.
(ahm/)











































