Andre Rosiade Jawab Ibas yang Bertanya-tanya soal Kereta Cepat dan Pandemi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 11:49 WIB
Andre Rosiade
Andre Rosiade (dok. pribadi)
Jakarta -

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Demokrat (FPD) Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) bertanya-tanya soal kebijakan Presiden Jokowi mengizinkan penggunaan APBN untuk penyelesaian proyek kereta cepat dan meminta dilakukan audit. Anggota Komisi VI DPR dari F-Gerindra, Andre Rosiade, menjelaskan pertanyaan-pertanyaan Ibas itu sudah terjawab di rapat-rapat DPR.

"Mohon maaf, mungkin Mas Ibas kurang mengikuti perkembangan rapat di Komisi VI DPR, tapi soal audit proyek kereta cepat ini sudah saya suarakan berbulan-bulan lalu, terakhir pada rapat Komisi VI DPR dengan PT KAI pada 2 September 2021," kata Andre kepada wartawan, Selasa (12/10/2021).

Andre mengatakan pemerintah sudah menjawab soal permintaan audit proyek kereta cepat itu. Pemerintah sudah menjabarkan rencana audit di forum group discussion (FGD) antara Komisi VI DPR dan Kementerian BUMN pada Senin (11/10) tadi malam.

"Tadi malam di FGD, Pak Tiko Wamen 2 BUMN sudah menjawab pertanyaan saya soal audit. Pak Tiko menjawab pemerintah meminta BPKP untuk melakukan audit. Diharapkan hasil audit sudah keluar di akhir Desember 2021 atau awal Januari 2022," tutur Andre menceritakan hasil FGD tadi malam.

Andre mengatakan baik Komisi VI DPR maupun pemerintah ingin proyek kereta cepat selesai. Pemerintah dan DPR tak ingin ada proyek mangkrak.

"Yang perlu dipahami, semangat kami ingin menyelesaikan proyek ini agar tidak mangkrak, agar tidak terjadi Hambalang jilid II," ujar Andre.

Andre Jawab Ibas soal Pandemi

Andre juga merespons Ibas soal kemampuan negara melewati pandemi. Dia menilai upaya pemerintah menangani pandemi saat ini sudah sangat baik.

"Alhamdulillah urusan penanganan COVID Pemerintah sudah on the track, positivity rate Indonesia jauh menurun, lebih rendah dibanding negara-negara lain. Vaksinasi Indonesia juga termasuk yang tertinggi di dunia. Saya rasa pemerintah sudah sangat serius mengatasi pandemi ini," ulas Ketua Harian Ikatan Keluarga Minang ini.

Pemerintah, masih kata Andre, juga sudah mengantisipasi gelombang ketiga. Sejumlah rumah sakit COVID modular sudah dibangun di daerah-daerah.

"Sebagai mitra kerja, saya juga sudah meninjau langsung rumah sakit modular yang dibangun BUMN kita," tutur Andre.

Lebih jauh, Andre mengajak Ibas bekerja sama membawa Indonesia keluar dari pandemi. Dia menyinggung pernyataan Ibas soal failed nation.

"Kalau kita bekerja keras bersama, bukan hanya mencari kesalahan, insyaallah negara ini akan bangkit, tidak akan jadi failed nation seperti yang ditakutkan Mas Ibas," pungkasnya.

Simak Video: Kereta Cepat Dibiayai APBN, Pengamat: Untuk Rakyat Atau Oligarki?

[Gambas:Video 20detik]



(tor/gbr)