Pedagang Dipukul Preman Jadi Tersangka, Kompolnas Ingatkan Perintah Jokowi

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 06:31 WIB
Poengky Indarti
Komisione Kompolnas Poengky Indarti (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kompolnas turut menanggapi terkait kasus pedagang wanita berinisial LG yang dipukul pria diduga preman berinisial BS di Pasar atau Pajak Gambir Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), ikut menjadi tersangka. Mengenai kasus itu, Kompolnas mengingatkan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pemberantasan aksi premanisme.

"Presiden sudah perintahkan berantas preman. Jangan sampai penanganan kasus ini jadi kontraproduktif dengan perintah presiden, jika tidak dilakukan dengan profesional dan hati-hati," kata Komisioner Kompolnas Poengky Indarti, kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

Poengky mengatakan pihak-pihak berperkara saling melapor adalah hal biasa. Oleh sebab itu, penyidik harus hati-hati dalam melihat gambaran peristiwa dengan menggali fakta-fakta lewat keterangan saksi korban dan saksi di lokasi serta bukti-bukti untuk memperkuat dugaan tindak pidananya.

"Penyidik diharapkan menggunakan bantuan scientific crime investigation, misalnya dengan meminta dilakukannya visum et repertum, melihat rekaman video, melihat CCTV, dan lain-lain. Dengan demikian maka hasil lidik sidik valid dan tidak terbantahkan."

Dia menyebut kasus pedagang dipukul preman menjadi tersangka karena kedua pihak saling lapor ini telah menjadi perhatian publik. Penanganan kasus ini pun akan dipantau oleh Kompolnas.

"Kita tunggu hasil gelar perkara yang dilakukan Polda Sumatera Utara. Kompolnas akan memonitor penanganan kasus ini. Jangan sampai rasa keadilan masyarakat terusik, jika polisi tidak berhati-hati dan tidak profesional, yang nantinya berdampak merugikan Polri," ucapnya.

Kasus ini berawal dari video viral keributan antara seorang pedagang wanita dan pria yang diduga sebagai preman pada 5 September 2021. Polisi telah menangkap BS yang diduga menganiaya LG. Meski BS sudah ditangkap, kasus ini belum juga usai.

BS juga melaporkan LG karena merasa dirinya juga dipukul. Polisi melakukan penyelidikan terkait pemukulan itu. Setelah menemukan bukti yang cukup, polisi menetapkan LG sebagai tersangka.

"Masing-masing kedua belah pihak membuat laporan ke SPKT Polsek Percut Sei Tuan," ucap AKP Janpiter saat dimintai konfirmasi, Jumat (8/10).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:

Lihat juga Video: Preman yang Palak Sopir Truk di Garut Ternyata Masih 17 Tahun

[Gambas:Video 20detik]