Luhut Sebut Haris Azhar Ngaku Wakili Warga Papua Minta Saham Freeport

Tim detikcom - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 21:16 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan di Mimika Sport Center
Luhut Binsar Pandjaitan (Femi Diah/detikSport)

Haris Azhar Bantah

Haris Azhar sebelumnya sudah pernah menanggapi perihal tudingan meminta saham Freeport tersebut. Haris menegaskan hal itu tidak benar.

"Emangnya saya siapa minta saham Freeport? Kalau ada dokumentasi, bukti, saya minta saham tersebut atau yang dimaksud, mohon disampaikan. Jangan asal bicara," kata Haris, Kamis (30/9/2021).

Haris Azhar pun menceritakan kejadian ketika dia menelepon Luhut. Dia mengatakan saat itu dia sebagai kuasa hukum Forum Pemilik Hak Sulung (FPHS).

"Saya pada tanggal 4 Maret 2021 membantu dalam kapasitas kuasa hukum FPHS--Forum Pemilik Hak Sulung--masyarakat adat dari sekitar wilayah tambang Freeport Indonesia. Mereka, sejak divestasi saham Fi ke Inalum, dijamin alokasinya, tapi tidak jelas ke mana saham tersebut sampai saat ini," katanya.

Haris juga mengungkapkan pertemuannya dengan pejabat Kemenko Marves berkaitan dengan masalah FPHS vs Luhut soal Freeport. Haris menegaskan dia tidak pernah bertemu dengan Luhut ketika Haris menangani kasus FPHS.

"Kami hubungi LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) karena dia posisinya sebagai Menko Investasi, kan masalah ini sejak awal dikawal oleh LBP. Jadi kami datang untuk meminta fasilitasi negara menyelesaikan alokasi saham tersebut yang tidak kunjung tuntas di area Papua. Dan waktu itu yang menemui adalah Pak Lambok, salah satu pejabat di Menko Marves. BUKAN LBP yang temui kami," lanjut Haris.


(mae/tor)