Tinjau PTM di Mataram, Wamenag Minta Siswa Tak Abai Jalankan Prokes

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 18:37 WIB
Wamenag cek proses belajar tatap muka di NTB.
Foto: dok. Kemenag
Jakarta -

Seiring dengan menurunnya angka kasus positif COVID-19 di Tanah Air, pemerintah mulai mengizinkan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di sejumlah daerah. Baik di tingkat sekolah dasar-menengah, hingga madrasah-madrasah.

Dalam tinjauan kegiatan PTM Terbatas di MAN 2 Mataram, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengingatkan para siswa madrasah agar disiplin menerapkan protokol kesehatan. Menurutnya, penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi harus dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung sesuai harapan.

"Prokes dan vaksinasi wajib, jangan lalai, jangan lengah, meskipun tren pandemi mulai turun tapi pandemi ini belum berakhir," ujar Zainut dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Senin (11/10/2021).

Ia menerangkan pelaksanaan PTM Terbatas bukanlah hal yang mudah. Sebab, terdapat banyak tantangan dalam pelaksanaan PTM sehingga semua pihak, termasuk para siswa, dinilai harus patuh dan tertib. Ia berpesan agar seluruh pihak yang terlibat dapat terus berupaya menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan, tidak hanya di sekolah, tapi di jalan, dan di rumah.

"Anak-anak, PTM terbatas ini sudah disiapkan pemerintah sedemikian rupa, baik dari fasilitasnya dan juga prokesnya. Jadi jangan abai agar pandemi cepat berlalu dan kegiatan kita bisa normal kembali," harapnya.

"Jangan lupa vaksin, karena ini penting agar kita bisa melindungi teman-teman, guru dan juga keluarga kita," tambahnya.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Mataram Lalu Syauki mengatakan madrasah yang dipimpinnya sudah berusaha menyiapkan PTM terbatas dengan detail. Baik dari segi fasilitas, maupun pembagian kelas belajar dan programnya.

"Siswa kami bagi kelasnya, waktunya dan juga sosialisasi prokesnya. Siswa yang tidak ke sekolah, tetap dapat belajar dengan e-learning sehingga kami harapkan setiap siswa mendapatkan pembelajaran yang sama," terangnya.

Ia mengungkap MAN 2 Mataram telah menggelar PTM Terbatas mulai 18 Agustus 2021 lalu, seiring dengan menurunnya angka penderita COVID-19 dan berakhirnya PPKM level 3 di Nusa Tenggara Barat.

(prf/ega)