Intip Gaya Hidup Mewah Fredrich Yunadi yang Klaim Pendapatan Rp 25 M/Bulan

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 17:26 WIB
Jakarta -

Fredrich Yunadi kembali menjadi buah bibir buntut kandasnya gugatan terhadap mantan kliennya, Setya Novanto. Sebab, muncul klaim Fredrich bahwa pendapatannya per bulan yang sebesar Rp 25 miliar.

Bermula saat Fredrich Yunadi menggugat Setya Novanto ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Ia menggugat Novanto terkait biaya jasa hukum. Namun Fredrich hanya bisa gigit jari usai gugatannya kandas.

Dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (SIPP PN Jaksel) yang dikutip pada Jumat (8/10/2021), menyebutkan gugatan Fredrich tidak dapat diterima. Berikut kata PN Jaksel soal gugatan Fredrich itu.

"Dalam Eksepsi. Mengabulkan Eksepsi Para Tergugat Dalam Konpensi mengenai Penggugat Tidak Mempunyai Hak untuk Menggugat (Diskualifikasi in Person). Dalam Pokok Perkara. Menyatakan gugatan Penggugat Dalam Konpensi tidak dapat diterima (niet ontvantkelijke verklaard)," kata ketua majelis Agus Widodo.

"Dalam Rekonpensi. Menyatakan Gugatan Para Tergugat Rekonpensi tidak dapat diterima(niet ontvantkelijke verklaard). Dalam Konpensi dan Rekonpensi. Menghukum Penggugat Dalam Konpensi / Tergugat Dalam Rekonpensi untuk membayar biaya perkara yang hingga saat ini sejumlah Rp 826 ribu," sambung majelis.

Dengan vonis itu maka Fredrich pun tak jadi mengantongi Rp 2,2 triliun. Dalam gugatannya disebutkan Fredrich berpenghasilan Rp 25 miliar per bulan.

Berikut gugatan Fredrich terhadap Novanto:

1. Menyatakan perbuatan Tergugat I (Setya Novanto-red) dan Tergugat II (Deisti Astriani-istri Setya Novanto) yang tidak membayar seluruh biaya jasa kuasa hukum kepada penggugat merupakan perbuatan wanprestasi.

2. Menghukum Tergugat I (Setya Novanto-red) dan Tergugat II (Deisti Astriani-istri Setya Novanto) untuk membayar secara tunai, dan sekaligus segala kerugian kepada Penggugat dengan rincian sebagai berikut:

A. Kerugian Material:

a. Empat belas (14) Legal Action (upaya hukum) X Rp 2.000.000.000 per Legal Action (tiap upaya hukum) = Rp 28.000.000.000 - Rp 1.000.000.000 yang sudah dibayar = Rp 27.000.000.000;
b. Dua (2) persen x Rp 27.000.000.000 per bulan bilamana dihitung dengan nilai investasi suku bunga bank, terhitung sejak somasi disampaikan dan diterima Tergugat I pada bulan Oktober 2019 hingga putusan perkara ini berkekuatan hukum tetap;

B. Kerugian Immaterial:

Total Rp 2.256.125.000.000 dari perincian:

a. Satu (1) bulan pidana kurungan = Rp 62.500.000 X 90 bulan (total masa pidana kurungan PENGGUGAT) = Rp 5.625.000.000;
b. Uang tunai pembayaran denda sebesar Rp 500.000.000;
c. Kehilangan pemasukan nafkah sebesar Rp 25.000.000.000 per bulannya X 90 = Rp 2.250.000.000.000.

Terlepas dari itu, Fredrich pernah mengaku hidupnya memang penuh kemewahan. Wawancara detikcom dengan Fredrich kala itu bisa dilihat di halaman selanjutnya.