Prabowo Insyaallah Capres 2024, Gerindra: Terlalu Dini Bicara Koalisi

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 15:11 WIB
Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad
Prabowo Subianto dan Sufmi Dasco Ahmad (Dok. FB)
Jakarta -

Partai Gerindra mengatakan Ketua Umum Prabowo Subianto bakal maju lagi menjadi calon presiden (capres) 2024. Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut masih terlalu dini bicara koalisi dengan partai lain untuk mencalonkan Prabowo di Pilpres 2024.

"Jadi memang dalam acara-acara konsolidasi-konsolidasi partai di beberapa daerah sudah mulai para pengurus dan kader meminta Pak Prabowo untuk maju sebagai calon presiden yang diusung oleh Partai Gerindra. Namun sampai saat ini, apa yang disampaikan para kader itu baru kita tampung, karena untuk menyatakan bahwa seseorang menjadi calon presiden dari Partai Gerindra, termasuk Pak Prabowo, ada forum yang akan diadakan untuk itu," kata Dasco di kompleks parlemen, Senin (11/10/2021).

"Kalau kita bicara soal koalisi masih terlalu jauh karena kita masih menununggu kepastian apakah juga Pak Prabowo bersedia dicalonkan menjadi Presiden oleh Partai Gerindra," sambungnya.

Dasco memohon kepada publik untuk bersabar. Nantinya Partai Gerindra akan mengeluarkan pernyataan resmi mengenai calon presiden yang akan diusung. Wakil Ketua DPR RI itu mengatakan Prabowo saat ini masih fokus membantu Jokowi dalam bidang pertahanan.

"Belum ada pembicaraan resmi di partai mengenai masalah calon presiden. Kalau pembicaraan-pembicaraan informal Pak Prabowo menyatakan masih fokus kerja membantu Presiden Jokowi di bidang pertahanan," ujarnya.

Selama ini, Partai Gerindra cukup akrab dengan PDIP dan Golkar yang memiliki suara terbanyak di DPR. Dasco enggan bicara soal koalisi sebab dinilai masih prematur.

"Kalau kita mau bicara sekarang ini bicara koalisi masih terlalu dini, karena kita masih terlalu belum kemudian ada sikap resmi mengenai siapa calon presiden. Nanti kalau sudah ada kita pasti akan mengarah kepada koalisi terhadap partai-partai yang bisa mengusung presiden," imbuhnya.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: