Anak Nia Daniaty Diperiksa Hari Ini soal Kasus CPNS Bodong

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 09:55 WIB
Gedung Polda Metro Jaya
Gedung Polda Metro Jaya (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Kasus dugaan tes CPNS fiktif dengan terlapor anak Nia Daniaty, Olivia Nathania, dan suaminya, Rafly N Tilaar atau Raf, masih bergulir. Hari ini kedua terlapor tersebut direncanakan diperiksa di Polda Metro Jaya.

"Benar, direncanakan untuk diundang klarifikasi hari ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Senin (11/10/2021).

Yusri mengatakan keduanya bakal diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Pemeriksaan Olivia dan Raf bakal dimulai pukul 10.00 WIB.

"Rencana pukul 10.00 WIB," ungkap Yusri.

Pihak Olivia dan Raf hingga saat ini masih bungkam terkait pemeriksaan hari ini. Pihak pengacara keduanya, Susanti Agustina, pun tidak memberikan ketika dimintai tanggapan perihal pemeriksaan yang bakal dilakukan kliennya.

Untuk diketahui, anak Nia Daniaty, Olivia Nathania, dan suaminya Rafly N Tilaar sebelumnya tidak hadir memenuhi panggilan polisi untuk pemeriksaan kasus dugaan penipuan CPNS pada Selasa (5/10). Keduanya minta diperiksa pada Senin (11/10).

Polisi sejauh ini telah memeriksa sejumlah saksi dan korban dalam kasus ini. Yusri mengatakan pihaknya memerlukan keterangan terlapor untuk membuat terang dugaan pidana tersebut.

"Makanya kita butuh keterangan dari terlapor untuk bisa menjelaskan, karena pelapornya sudah semua, pelapornya sudah diklarifikasi dengan membawa bukti yang ada, kemudian beberapa saksi korban ada lima," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (5/10).

Yusri mengatakan informasi yang diperoleh pihak kepolisian jumlah korban penipuan cukup banyak, namun sejauh ini baru ada lima orang. Dia mengatakan pemeriksaan terlapor penting untuk membuat terang perkara ini.

"Walaupun informasinya banyak, tapi yang baru melapor ke sini ada lima, satu orang yang mewakili lima orang. Nah, ini yang masih kita tunggu, mudah-mudahan hari Senin nanti dua orang terlapor bisa hadir ya," jelasnya.

(ygs/knv)