Sengketa Lahan di Mampang Versi Forkabi

Sengketa Lahan di Mampang Versi Forkabi

- detikNews
Sabtu, 15 Apr 2006 18:50 WIB
Jakarta - Geng Ambon punya cerita, Forkabi punya kisah. Forkabi menyatakan, pihaknya telah menyetor sejumlah uang pada kelompok Ambon untuk melepaskan 'kekuasaannya' pada tanah Pertamina di kawasan Mampang Prapatan.Cerita ini disampaikan Zahrudin, anggota Forkabi yang sekarang jadi tersangka bentrokan yang terjadi di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (15/4/2006).Dalam bentrokan ini, Zahrudin menderita luka di tangan akibat sabetan celurit. Berikut penjelasan Zahrudin soal bentrokan di siang bolong yang menewaskan Hidayat, rekannya yang berusia 39 tahun di Polres Jaksel, Jalan Wijaya III:Bagaimana kronologi peristiwa tadi?Ceritanya, kita lagi main kartu. Tiba-tiba ada serangan pihak Ambon. Berapa yang menyerang?Banyak, jumlahnya saya kurang tahu, tidak perhatiin. Tapi kalau 30 orang ya lebih.Katanya tadi ada pemagaran lahanItu kan sudah komitmennya.Kok timbul masalah, masalah apa?Nggak ada masalah apa-apa. Tapi pagi kita memang memagar (lahan) milik Pertamina. Tapi sebenarnya itu sudah ada komitmen. Pihak Pertamina minta pengamanan dari Forkabi. Sebelum itu, dia (Pertamina) juga punya komitmen dengan orang-orang Ambon itu. Sebenarnya, uang mundur sudah dikasih kepada Ambon. Tapi kok nggak tahu masih terjadi kayak tadi.Berapa duitnya?Ya nggak tahu jumlahnya, itu yang tahu pimpinan. Pokoknya mereka kan dikasih karena mereka dulu kan tinggal di situ. Pokoknya penyerangan tadi itu sudah tidak ada masalah lagi karena sudah ada komitmen. (nrl/)


Berita Terkait