Diproses Hukum Militer, Brigjen Tumilaar Dijerat Pasal Berlapis

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 09 Okt 2021 13:32 WIB
Ari Tahiru, tersangka kasus perusakan panel beton di Minahasa, Sulut, ditangguhkan penahanannya. Irdam Merdeka Brigjen TNI Junior Tumilaar ikut menjemput (Screenshot video viral)
Foto: Ari Tahiru (kiri) dan Irdam Merdeka Brigjen TNI Junior Tumilaar (kanan) (Screenshot video viral)
Jakarta -

Brigjen Junior Tumilaar resmi dicopot dari jabatan Inspektur Kodam (Irdam) XIII/Merdeka. Usai mendengar klarifikasi dari Junior, Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspom AD) menyimpulkan adanya perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh jenderal bintang satu tersebut.

"Telah didapatkan adanya fakta-fakta dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Brigjen TNI JT," ujar Komandan Puspom AD, Letjen Chandra W. Sukotjo, seperti dikutip detikcom dari situs resmi Puspom AD, Sabtu (9/10/2021).

Dijelaskan, Junior Tumilaar dimintai klarifikasi oleh Puspom AD sejak 22 hingga 24 September lalu. Puspom AD juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain.

"Hasil klarifikasi terhadap Brigjen TNI JT di Markas Puspom AD, Jakarta, pada tanggal 22, 23 dan 24 September 2021 serta hasil pemeriksaan para Saksi yang terkait dengan pernyataan Brigjen TNI JT," kata Chandra.

Chandra menjelaskan perbuatan melawan hukum yang diduga dilakukan Junior masuk kategori disiplin dan pidana militer. Dia dijerat pasal berlapis.

"Perbuatan melawan hukum dimaksud adalah pelanggaran Hukum Disiplin Militer dan pelanggaran Hukum Pidana Militer sesuai Pasal 126 KUHPM dan Pasal 103 ayat (1) KUHPM," jelas Chandra.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Junior akan menjalani proses hukum. Oleh karena itu dia dibebastugaskan.

"Atas adanya indikasi pelanggaran hukum disiplin militer dan pelanggaran hukum pidana militer, maka Puspom AD akan melanjutkan proses hukum lebih lanjut terhadap Brigjen TNI JT," terang Chandra.

"Dan untuk kepentingan tersebut di atas, Kepala Staf Angkatan Darat pada 8 Oktober 2021 telah mengeluarkan Surat Perintah Pembebasan dari Tugas & Tanggung Jawab Jabatan Brigjen TNI JT sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka," sambung Chandra.

Junior dimutasi ke Ibu Kota. Dia diberi tugas sebagai Staf Khusus KSAD.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga: Kisah Nurcholis, Pemilik Mal Rongsok di Depok Beromzet Rp 100 Juta per Bulan

[Gambas:Video 20detik]