Pemerintah Pastikan Pasien Positif COVID di PON Ditangani dengan Baik

Erika Dyah - detikNews
Jumat, 08 Okt 2021 22:11 WIB
Pertunjukan kembang api saat Upacara Pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (2/10/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengungkap pemerintah telah memastikan penanganan terhadap atlet, ofisial, maupun panitia PON XX Papua yang positif COVID-19 dilakukan dengan baik. Menurutnya, mereka dipastikan tidak memiliki gejala, sudah divaksin dua kali, dan menjalani isolasi.

"Pemerintah bergerak cepat sesuai standar prosedur pengendalian COVID-19," ujar Johnny dalam keterangan tertulis, Jumat (8/10/2021).

Johnny mengatakan para atlet dan ofisial yang dikonfirmasi positif COVID-19 kini tengah menjalani karantina terpusat. Ia menambahkan Satgas COVID-19 pun telah melakukan upaya 3T, yakni tracing, testing, dan treatment, dengan baik.

Menurutnya, langkah ini menunjukkan proses skrining atlet, ofisial, relawan, dan seluruh yang terlibat dalam PON XX Papua telah berjalan dengan baik dan ketat.

"Semua yang terlacak positif COVID-19 adalah orang tanpa gejala," ungkapnya.

Johnny juga menegaskan, adanya kasus positif COVID-19 tidak mempengaruhi pelaksanaan PON. Sebab, aktivitas pertandingan tetap berjalan sesuai jadwal dengan penerapan protokol kesehatan ketat demi memaksimalkan perlindungan kesehatan bagi semua yang terlibat PON.

"Pengawasan terus dilakukan, baik oleh Kementerian Kesehatan, Satgas COVID-19 maupun BNPB," katanya.

Ia menambahkan, pemerintah telah menerapkan sistem bubble, tes COVID-19 secara reguler, hingga memastikan semua yang hadir telah menerima vaksinasi penuh dalam penyelenggaraan PON XX Papua. Johnny menyebutkan para pasien tidak menunjukkan gejala berat, sehingga proses penyembuhannya lebih cepat.

"Hal ini menunjukkan, manfaat vaksinasi telah berjalan dengan baik," ujarnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Dinas Kesehatan di 4 klaster PON hingga Rabu (6/10) terdapat total 29 kasus positif COVID-19 dalam penyelenggaraan PON kali ini.

Adapun jumlah ini terdiri atas 13 orang positif dari Kabupaten Mimika yang semuanya tanpa gejala, dan sudah karantina di RSUD. Kemudian, tercatat 12 kasus positif di Kota Jayapura, 2 di antaranya sudah sembuh dan 10 kasus tanpa gejala (dirawat di RS Provita Kapal Tidar).

Sementara itu, Kabupaten Jayapura mencatat adanya 7 pasien. Sebanyak 6 pasien dikirim ke Kapal Tidar dan 1 melakukan isoman. Terakhir, Kabupaten Merauke memiliki 3 pasien, yaitu 2 panitia dan 1 juri yang seluruhnya melakukan karantina di Kapal Sirimau.

(akn/ega)