Mobil Tertimpa Longsoran Batu di Majene Sulbar, Sopir Tewas

Abdy Febriady - detikNews
Jumat, 08 Okt 2021 19:20 WIB
Ilustrasi Kecelakaan
Foto ilustrasi kecelakaan: Thinkstock/assistantua
Majene -

Sebuah mobil yang melintas di Majene, Sulawesi Barat, tertimpa longsoran batu. Akibatnya, pengendara mobil tewas.

"Tadi sekitar jam 13.00 terjadi kecelakaan. Ada longsoran batu menimpa salah satu mobil yang dikemudikan saudara Rudi. Mengalami luka parah, meninggal dalam perjalanan menuju puskesmas," kata Kasat Lantas Polres Majene, Iptu Andi Radi kepada wartawan, Jumat (8/10/2021).

Peristiwa itu terjadi di Jalur Lintas Barat Sulawesi, Dusun Lombona, Desa Tubo Tengah, Kecamatan Tubo, Kabupaten Majene. Andi menyebut jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

"Jenazahnya langsung dibawa ke rumah duka," kata Andi.

Salah satu warga setempat, Hamzah mengungkapkan, minibus dengan nomor polisi B 2352 SOE yang dikemudikan korban, melaju dari arah timur ke barat. Minibus ditumpangi empat orang termasuk korban.

Dua penumpang adalah istri dan anak korban bernama Suci (20 tahun) serta Muhammad Al Falizki (1 tahun). Sementara satu penumpang lainnya bernama Jumardi (32 tahun).

"Ada empat orang, dua laki-laki, sopir satu. Penumpang satu di tengah, perempuan dan anak-anak," terang Hamzah terpisah.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sendana II, Nuraeni mengungkapkan, korban meninggal mengalami luka serius pada bagian kepala. Korban tertimpa material longsoran batu, yang menembus ruangan mobil.

"Korban mengalami luka robek pada bagian kepala. Korban dibawa ke Puskesmas dalam keadaan sudah lemah, saat hendak dirujuk ke RSUD Majene korban meninggal dunia di perjalanan, " ujarnya.

Selanjutnya kata Nuraeni, istri korban juga menderita luka ringan akibat terkena longsoran batu, dan kini menjalani perawatan. Anak korban selamat, lantaran dipeluk sang ibu saat kejadian.

Untuk diketahui, pasca diguncang gempa pada 15 Januari lalu, tebing pada beberapa titik di sisi Jalur Lintas Sulawesi Kabupaten Majene, menjadi rawan longsor. Ditambah lagi curah hujan yang terus melanda daerah ini sejak beberapa pekan terakhir.

(zap/zap)