Ketua DPD Minta Pengurus GKPPI Bela Kepentingan Petani

Angga Laraspati - detikNews
Jumat, 08 Okt 2021 13:21 WIB
Ketua DPD Minta Pengurus GKPPI Bela Kepentingan Petani
Foto: Dok. DPD RI
Jakarta -

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pengurus Gabungan Koperasi Produsen Pertanian Indonesia (GKPPI). Dia juga meminta jangan sampai hasil-hasil pertanian dikuasai tengkulak sehingga merugikan petani, apalagi petani yang mempunyai lahan kecil.

"Harus banyak juga melakukan kolaborasi di lapangan dengan banyak pihak. Misalnya dengan Dekopin, HKTI atau Inkud," ujar LaNyalla dalam keterangan tertulis, Jumat (8/10/2021).

Hal ini dia ungkapkan saat menerima kunjungan pengurus Gabungan Koperasi Produsen Pertanian Indonesia (GKPPI) di Rumah Dinasnya, Kamis (7/10) kemarin.

Ketua Majelis Pengayom dan Konsultasi GKPPI ini berharap kehadiran GKPPI bisa memberi kontribusi peningkatan produksi pangan nasional serta meningkatkan ekonomi para petani.

Sementara itu, Ketua GKPPI yang juga senator asal Aceh Abdullah Puteh melaporkan jika GKPPI yang baru dibentuk 1 Maret 2021 siap melangkah dengan niat utama memperhatikan petani-petani di desa.

"Kami berharap GKPPI dapat dukungan penuh dari Ketua DPD. Karena kami berdiri memang konsen untuk meningkatkan perekonomian petani kecil melalui pembentukan koperasi," kata Puteh.

Menurut Puteh, GKPPI juga sejalan dengan pikiran-pikiran Ketua DPD yang ingin menggelorakan kembali koperasi sebagai sebuah solusi kedaulatan ekonomi rakyat.

"Seperti pidato-pidato Ketua DPD tentang kebijakan perekonomian nasional pasca Amandemen Konstitusi tentang adanya penambahan 2 Ayat di Pasal 33 UUD 1945 yang membuat ekonomi Indonesia dikuasai pasar asing. Kita ingin kembalikan ruh koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia," imbuhnya.

Puteh menjelaskan GKPPI lahir setelah adanya temu nasional Pelaku Usaha Koperasi Pertanian di Salatiga, Jawa Tengah Maret 2021 lalu. Saat itu, para peserta temu nasional membuat deklarasi yang kemudian disebut sebagai Deklarasi Ambarawa karena dibacakan di Monumen Palagan Ambarawa.

"Intinya bahwa Indonesia merupakan negara agraris dan pertanian merupakan salah satu sektor yang sangat dominan dalam pendapatan masyarakat. Kemudian koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional menjadi pilihan tepat untuk mengentaskan kemiskinan. Koperasi pertanian diyakini akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat petani secara luas," tutur Puteh.

Di sisi lain, Sekjen GKPPI Andi Faizal Jollong menambahkan GKPPI merupakan idealisme orang-orang koperasi. Ke depan pihaknya akan membentuk koperasi pertanian di daerah dan membentuk kepengurusan di setiap provinsi.

"Kita memang akan bekerjasama dengan Dekopin dan HKTI sehingga bisa menjadi besar dengan basis-basis di pedesaan," ucapnya.

Dalam pertemuan dengan LaNyalla tersebut, pengurus GKPPI yang hadir adalah Ketua GKPPI Abdullah Puteh, Bustami Zainudin Wakil Ketua GKPPI yang juga Senator Lampung, Sekjen GKPPI Andi Faizal Jollong, Iriani S Bustami, Amelia, Jialyka Maharani (senator Lampung), Herwin Suparjo, Rusli ZS dan Khairil Hamzah.

(akd/ega)