PD Beri Bantuan Hukum ke Anggota DPRD Tersangka Bentrokan Maut Petani

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 08 Okt 2021 09:47 WIB
Herman Khaeron
Kepala BPOKK PD Herman Khaeron mengatakan akan memberi pendampingan hukum ke anggota DPRD Indramayu tersangka bentrokan maut petani (Foto: Farih Maulana Sidik/detikcom).

Taryadi Ditangkap Polisi

Sebelumnya, Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) DPC Partai Demokrat Harris Solihin membenarkan kader partainya yang juga anggota DPRD Indramayu berinisial T diamankan pihak kepolisian. Partai Demokrat tengah menyelidiki keterlibatan T dalam peristiwa bentrokan yang menewaskan dua petani itu.

"Menurut penjelasannya, dia sebagai ketua F-Kamis. Tetapi itu di luar dari organisasi kami (partai)," kata Harris saat jumpa pers di kantor DPRD Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (5/10).

Sekadar diketahui, F-Kamis merupakan akronim dari Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan. Organisasi masyarakat ini diduga ikut terlibat dalam bentrokan di lahan tebu. Partai Demokrat Indramayu mengaku tak pernah mendapatkan penjelasan rinci tentang yang dilakukan T bersama F-Kamis.

"Dia sendiri tidak pernah menyampaikan apa yang terjadi di dalamnya. Ketika terjadi ini baru menyampaikan," kata Harris.

Harris mengatakan partainya akan mengambil langkah untuk meminta penjelasan dari pimpinan DPRD terkait prosedur penangkapan kader partainya. Harris meminta kejelasan status T saat diamankan polisi.

"Karena statusnya sebagai anggota DPRD. Kami meminta statusnya supaya dipertegas. Adakah atau masih adakah hak imunitas anggota DPRD sekarang ini," ucap Harris.

Sementara itu, Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif membenarkan mengamankan puluhan orang yang terlibat bentrokan di lahan tebu, salah satunya Ketua F-Kamis. "Pemeriksaan masih maraton. Betul kita mengamankan Ketua F-Kamis," kata Lukman.


(gbr/tor)