ADVERTISEMENT

Bali PPKM Level Berapa? Ini Status dan Info Terbarunya

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Kamis, 07 Okt 2021 13:10 WIB
Bali PPKM Level Berapa? Ini Status dan Info Terbarunya
Bali PPKM Level Berapa? Ini Status dan Info Terbarunya (Foto: Infografis detikcom/Denny)

Bali PPKM Level Berapa: Rencana Ganjil-Genap Dibatalkan

Informasi lain terkait PPKM Bali yakni ganjil-genap di jalur wisata Bali. Gubernur Bali Wayan Koster membatalkan rencana ganjil-genap di Pantai Sanur, Kota Denpasar dan Pantai Kuta, Kabupaten Badung. Dia menilai, ganjil-genap di jalur wisata tidak efektif, sehingga Gubernur Bali sepakat membatalkannya.

"Setelah dilakukan evaluasi, kebijakan pemberlakuan ganjil-genap itu tidak efektif," kata Gubernur Bali Wayan Koster dalam keterangan yang diterima detikcom dari Humas Pemprov Bali, Rabu (6/10).

Dalam aturan Bali PPKM level berapa, awalnya ganjil-genap hendak dilaksanakan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menggandeng kepolisian untuk menguji coba ganjil-genap pada 25 September 2021 lalu. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 16 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Arus Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil-Genap pada Daerah Tujuan Wisata di Provinsi Bali.

Namun, untuk mengatur Bali PPKM level berapa, Surat Edaran itu resmi dicabut setelah Koster mengeluarkan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) COVID-19 dalam Tatanan Era Baru di Provinsi Bali.

"Jadi dengan diberlakukannya surat edaran yang baru ini, Surat Edaran Nomor 16 (Tahun 2021) yang mengatur tentang kebijakan ganjil-genap itu dinyatakan sudah tidak berlaku lagi," tegas Koster.

Bali PPKM Level Berapa: Counter Makanan di Bioskop Boleh Buka

Kabar terakhir terkait Bali PPKM level berapa datang dari bioskop. Kalau sebelumnya pemerintah pusat melarang counter makanan di area bioskop beroperasi, kini aturan itu sudah dilonggarkan.

Masih dalam Inmendagri 47/2021, tempat makan di area bioskop diizinkan menerima dine in dengan kapasitas 50% dan durasi makan 60 menit. Sesuai dengan aturan, pegawai maupun pengunjung harus menaati protokol kesehatan yang sudah diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga Kementerian Kesehatan.


(izt/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT