ADVERTISEMENT

Apa Arti dari PPKM: Pengertian dan Kabar Terbarunya

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Kamis, 07 Okt 2021 11:00 WIB
Apa Arti dari PPKM: Pengertian-Kabar Terbarunya
Apa Arti dari PPKM: Pengertian-Kabar Terbarunya -- ilustrasi (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Apa arti dari PPKM masih banyak menimbulkan tanda tanya di masyarakat. Padahal aturan ini sudah berlaku sejak beberapa bulan lalu.

Saat ini pemerintah memberlakukan PPKM dengan kategori level, mulai PPKM level 4, 3, 2 dan 1 sesuai dengan kondisi angka COVID-19 di suatu daerah, baik di Jawa Bali maupun luar Jawa Bali.

Apa Arti dari PPKM: Kepanjangan

PPKM merupakan kepanjangan dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Saat ini pemerintah memberlakukan PPKM dengan kategori level daerah, merujuk pada kondisi COVID-19.

Sebelum istilah PPKM, pemerintah juga memperkenalkan istilah lainnya di awal pandemi COVID-19. Istilah seperti PSBB, PPKM mikro dan PPKM darurat saat itu awalnya hanya berkisar di sejumlah daerah di mana memiliki risiko tinggi penularan COVID-19.

Seiring lonjakan kasus yang cukup tinggi, pemerintah kemudian menetapkan aturan PPKM dengan kategori level per daerah. Cakupannya juga meluas.

Apa Arti dari PPKM: Perjalanan hingga Kini

Istilah PPKM diperkenalkan oleh pemerintah di awal tahun 2021 lalu. Saat itu PPKM berlaku mulai 11 Januari-25 Januari dan mencakup DKI Jakarta dan 23 kabupaten/kota di enam provinsi yang termasuk wilayah berisiko tinggi penyebaran COVID-19.

Lantaran dianggap belum efektif, pemerintah kemudian memberlakukan aturan baru bernama PPKM Mikro. PPKM mikro pertama kali dimulai 9 Februari-22 Februari 2021 dan berlaku di 7 provinsi dengan sejumlah aturan yang lebih lengkap berdasarkan zonasi, bahkan diawasi mulai level RT/RW.

Awal Juli 2021, saat lonjakan kasus COVID-19 imbas varian baru, pemerintah memperkenalkan PPKM darurat. Awalnya PPKM darurat berlaku dari 3-20 Juli 2021 di Jawa dan Bali. Lantaran kasus COVID-19 meningkat tajam, PPKM darurat juga diperluas di 15 daerah di luar Jawa dan Bali.

Di akhir Juli, Presiden Joko Widodo mengumumkan PPKM dengan kategori level terhitung mulai 26 Juli hingga 2 Agustus. Hingga saat ini, PPKM level 4,3,2 dan 1 masih berlaku meski sudah banyak penyesuaian dan banyak daerah yang mengalami penurunan kasus COVID-19.

Apa Arti dari PPKM: Kategori Level

Ada 4 kategori PPKM yang merujuk pada rekomendasi WHO soal situasi Corona di sebuah wilayah. Berikut maknanya:

  • Level 1: Angka kasus positif COVID-19 kurang dari 20 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Rawat inap di di rumah sakit kurang dari 5 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Angka kematian kurang dari 1 orang per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.
  • Level 2: Angka kasus positif COVID-19 antara 20 dan kurang dari 50 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Rawat inap di di rumah sakit antara 5 hingga kurang dari 10 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Angka kematian kurang dari 2 orang per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.
  • Level 3: Angka kasus positif COVID-19 antara 50-150 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Rawat inap di di rumah sakit antara 10-30 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Angka kematian antara 2-5 kasus per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.
  • Level 4: angka kasus positif lebih dari 150 kasus COVID-19 per 100 ribu penduduk, lebih dari 30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan lebih dari 5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk.

Informasi tentang apa arti dari PPKM dan seputarnya dapat dicek di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT