FPI Sangkal Ikut Pelemparan Batu Kantor Majalah Playboy

FPI Sangkal Ikut Pelemparan Batu Kantor Majalah Playboy

- detikNews
Jumat, 14 Apr 2006 07:46 WIB
Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) membantah bahwa pihaknya ikut serta dalam aksi pelemparan batu di Kantor Majalah Playboy versi Indonesia, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2006).Adalah Laskar Pembela Islam (LPI) yang melakukan pelemparan batu itu sehingga membuat kaca kantor itu pecah dan telah melukai anggota polisi."Ini bukan kegiatan FPI, tapi LPI. Bagusnya langsung ke LPI. Kalau FPI-nya apa yang mau dicari. FPI tidak ikut aksi apa-apa," kata Ketua FPI Bidang Internal Ahmad Sobri ketika dihubungi detikcom, Kamis (13/4/2006).Sobri menjelaskan, sebelum terjadinya pelemparan batu, FPI melakukan demonstrasi di Mabes Polri agar melakukan tindakan hukum atas penerbitan Playboy. Setelahnya, FPI kembali melanjutkan demonstrasi di Kejaksaan Agung menuntut Tibo Cs segera dieksekusi."Kemudian kita pulang, tapi anak laskar (LPI) langsung mengambil tindakan tegas atas inisiatif sendiri. Katanya mau demo saja, tapi ternyata di sana suasananya beda, emosi duluan. Anak-anak itu nggak tahan," ujarnya.Mengenai atribut dan bendera FPI yang dipakai saat pelemparan batu itu, Sobri menegaskan bahwa semua orang bisa saja memakai atribut FPI. "Bendera bisa dibawa siapa saja, sama seperti bendera putih. Itu kan hanya atribut," tandasnya.Sobri menegaskan, FPI tetap memerangi pornografi, dan Playboy adalah salah satunya. Dia meminta majalah Playboy segera diakhiri penerbitannya karena memperparah kerusakan moral di Indonesia. "Mau kemana saja larinya Playboy tetap saja dikejar. Mengalah saja, daripada makin runyam," tegasnya. (atq/)


Berita Terkait