Diprotes Warga, Proyek IPAL di Pekanbaru Ditarget Selesai Akhir Tahun

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 06 Okt 2021 18:44 WIB
Suasana di Sekitar Lokasi Proyek IPAL Pekanbaru
Suasana di Sekitar Lokasi Proyek IPAL Pekanbaru (Raja Adil/detikcom)
Pekanbaru -

Masyarakat di Pekanbaru, Riau, mengeluhkan proyek Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Kontraktor memastikan proyek di tengah kota itu selesai pada akhir Desember 2021.

Dalam catatan detikcom, proyek IPAL Kota Pekanbaru dikerjakan oleh dua kontraktor, PT Wijaya Karya (Wika) dan Hutama Karya (HK). Khusus area selatan masuk ke paket SC1 dikerjakan Wika-Karaga KSO dan SC2 dikerjakan oleh PT HK-Rosa KSO.

"Kami mohon maaf dan juga mohon pengertian masyarakat Kota Pekanbaru yang terdampak pekerjaan IPAL ini. Sesuai kontrak, maka untuk paket SC1 dan SC2 di daerah Sukajadi akan selesai di Desember ini," kata Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Riau Ichwanul Ihsan kepada detikcom, Rabu (6/10/2021).

Hal senada disampaikan Manager Project PT Wijaya Karya (Wika), Lutfi Bina. Lutfi memastikan proyek akan selesai di akhir Desember mendatang dan saat ini sedang menggesa untuk tahap penyelesaian.

"Pembangunan Perpipaan Air Limbah di Pekanbaru khususnya Paket SC-1 di area Sukajadi saat ini terus mengejar target penyelesaian proyek di beberapa jalan," imbuh Lutfi.

Informasi yang diperoleh saat ini progres pembangunan jaringan sudah mencapai 92%. Namun progres masih terus digesa agar selesai sebelum akhir Desember ini.

"Progres masih terus digesa penyelesaian 100% agar sebelum akhir Desember 2021 sudah selesai. Saat ini pekerjaan jaringan Paket SC-1 telah memasukkan tahap akhir konstruksi," katanya.

Progres yang sudah memasuki tahap akhir berada di Jalan Semangka, Jalan Durian, Jalan Dagang, Jalan Mangga, dan jaringan utama di Jalan Ahmad Dahlan. Di mana selama pelaksanaan konstruksi di lokasi perlu ada penutupan akses dan pengalihan jalur.

"Penutupan dan pengalihan jalan ini untuk mencegah masuknya kendaraan ke lokasi pekerjaan yang cukup berbahaya bagi pengendara akibat aktifitas alat berat yang ada. Untuk itu dimohon kesabaran warga sampai dengan proses pengaspalan dapat dilakukan," katanya.

Sebagai tindak lanjut terhadap jalan-jalan yang sudah digali dan dipasang jaringan pipa, secepatnya bakal segera dilakukan pengaspalan bertahap. Pengaspalan ini untuk memastikan akses lalu lintas dapat dibuka kembali.

Proses pengaspalan dilakukan setelah pengetesan jaringan pipa yang dipasang. Termasuk memastikan bahwa jaringan air limbah tersebut layak digunakan nantinya.

"Jalan Semangka, Jalan Durian, Jalan Dagang merupakan beberapa lokasi yang akan dilakukan pengaspalan pada periode Oktober 2021 ini," katanya.

Sementara untuk pengaspalan di periode September 2021 sebagian besar kondisi jalan setelah pemasangan pipa sudah dikembalikan dengan pengaspalan dan sebagian beton rigid. Tercatat sampai saat ini total panjang jalan sudah direkondisi sepanjang 15 Km.

"Bulan September lalu, juga telah dilakukan pengaspalan di beberapa lokasi seperti di Jalan Semangka, Jalan Nenas, Jalan Kusuma dan di Jalan Murai. Oleh karena itu, masyarakat dimohon untuk bersabar sampai dengan pengaspalan periode selanjutnya masih sekitar 2.6 km kami targetkan akhir Nopember sudah teraspal semua," katanya.

Lutfi mengaku saat ini tantangan pekerjaan di lapangan yang dihadapi karena masuk musim hujan. Sehingga produktifitas terganggu bahkan banjir pascahujan deras di lokasi pekerjaan tidak bisa dihindari mengingat aliran saluran drainase yang tidak lancar akibat sampah.

"Namun demikian konsistensi penerapan clean construction terus dilakukan seperti pembersihan parit, membersihkan pagar rumah warga kotor akibat pelaksanaan pekerjaan, penyisipan jalan akses warga, perbaikan saluran," katanya.

Selain itu ada event kegiatan bersama tenaga kebersihan dari Dinas Kebersihan Kota Pekanbaru dalam rangka pembersihan saluran. Lokasinya mulai dari Jalan Ahmad Dahlan dengan adanya sampah yang cukup banyak.

(ras/dwia)