Dahlan Iskan Yakin Rakyat Indonesia Tak Percaya Isu PKI, tapi Takut China

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 06 Okt 2021 18:20 WIB
Mantan Dirut PLN yang juga mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan. Dahlan diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan 21 gardu listrik di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara pada 2011-2013. Lamhot Aritonang/detikcom.
Dahlan Iskan (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan berbicara tentang hasil survei yang memotret tingkat kepercayaan masyarakat soal isu bangkitnya PKI. Alih-alih takut PKI, Dahlan meyakini masyarakat Indonesia sebenarnya takut Indonesia dilahap China.

Hal itu disampaikan Dahlan Iskan saat diskusi 'NKRI dan Ancaman Komunisme dalam Dinamika Geopolitik'. Dia awalnya menyinggung terkait hasil survei Median beberapa hari lalu yang menunjukkan 46,4 persen percaya kebangkitan PKI.

Dahlan mengaku kurang sepakat terhadap survei itu. Dia menyebut masyarakat Indonesia bukan percaya PKI akan bangkit, tetapi percaya Tiongkok atau China, yang identik dengan komunis, bisa menghambat Indonesia.

"Sebetulnya dari hasil survei yang disebutkan mereka sendiri tidak percaya PKI akan bangkit lagi, tetapi percaya Tiongkok ini bahaya, membahayakan kita. Kepentingan kita apa setelah kita tahu? Menurut saya, kepentingan kita gimana ini bisa hambat Indonesia maju ke depan," kata Dahlan Iskan dalam diskusi, seperti disiarkan YouTube Gelora TV, Rabu (6/10/2021).

"Saya berkesimpulan bahwa isu Tiongkok sebagai ancaman dan Tiongkok sebagai pemegang hegemoni itu menurut saya masih akan panjang. Jadi tidak bisa dilawan, persepsi masyarakat juga tidak bisa disetir-setir, tidak bisa diarahkan," lanjutnya.

Dahlan menyebut ketakutan masyarakat terhadap Tiongkok sebetulnya beralasan. Dia mengibaratkan China atau Tiongkok saat ini seperti vacuum cleaner atau pengisap debu jika Indonesia lemah.

"Tiongkok ini seperti vacuum cleaner yang besar sekali, dan semua negara di sekitarnya pasti kena vacuum, kesedot oleh Tiongkok. Saya berpendapat bahwa ketika ada vacuum cleaner, kita harus tahu apa saja dan siapa saja yang nggak bisa disedot oleh vacuum cleaner. Pertama, kalau kita menjadi batu dan batunya besar, pasti nggak bisa disedot oleh vacuum cleaner. Jadi tepat sekali itu, karena kita lemah. Kalau kita kuat, pasti kita nggak bisa disedot oleh vacuum cleaner," ucapnya.

Lebih lanjut Dahlan tidak menyarankan Indonesia untuk melawan China. Dia lalu menyinggung kondisi negara sebesar Amerika Serikat yang tidak bisa melawan China.

"Saya sudah pikirkan panjang, tidak mungkin kita lawan Tiongkok, dilawan dengan apa? Amerika yang mencoba melawan saja seperti itu, masa Indonesia mau melawan? Maka kesimpulan saya, kita harus saling memanfaatkan gitu, jangan kita terus yang dimanfaatkan, tetapi kita juga harus memanfaatkan, berarti kita harus menjadi daftar inventarisasi apa saja yang kita bisa manfaatkan Tiongkok," paparnya.

Simak selengkapnya hasil survei terkait PKI di halaman berikutnya.