PKS Minta Jokowi Ikut KPU soal Pemilu: 21 Februari 2024

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 06 Okt 2021 15:09 WIB
Mardani Ali Sera
Mardani Ali Sera (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Komisi II DPR RI belum satu suara terkait pelaksanaan Pemilu 2024. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti KPU terkait jadwal Pemilu 2024.

"Pak Jokowi ikut KPU aja. Simulasinya sudah matang. Dan punya waktu persiapan yang cukup. Biar pemilu kita berkualitas," kata Mardani kepada wartawan, Rabu (6/10/2021).

Anggota Komisi II DPR ini mengatakan KPU mengusulkan pemilu dilaksanakan 21 Februari 2024. Dia menyebut penentuan jadwal Pemilu 2024 ini harus ditentukan secara hati-hati.

"KPU usul 21 Februari 2024. Hati-hati dengan jadwal karena, selain pemilu serentak, pileg, dan pilpres, di 2024 juga ada pilkada serentak di seluruh Indonesia," ucapnya.

Mardani lantas menjelaskan alasan Jokowi harus mengikuti KPU terkait Pemilu 2024. Menurutnya, selain KPU ada penyelenggara, usulan 15 Mei 2021 terlalu berisiko.

"Usulan 15 Mei 2024 berisiko, waktunya mepet dengan proses Pilkada Serentak 2024 yang sudah diikat UU Pilkada pada November 2024. Dan memang ini domain KPU untuk menetapkan. Mereka yang akan menanggung beban penyelenggaraan Pemilu 2024," ujarnya.

Lebih lanjut, Mardani mengaku memang masih ada perdebatan antara dua usulan tanggal Pemilu 2024 di Komisi II DPR. Menurutnya, pemerintah mengusulkan pada 15 Mei 2024, sementara KPU selaku penyelenggara mengusulkan 21 Februari 2024.

"KPU usul 21 Februari dan pemerintah usul 15 Mei, belum ketemu titiknya. Kami dukung KPU," imbuhnya.

Simak video 'DPR Batal Gelar Rapat Putusan Tanggal Pemilu 2024 Hari Ini':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/tor)