Andre Rosiade Kirimkan Kursi Roda untuk SLB di Pesisir Selatan

Yudistira Imandiar - detikNews
Rabu, 06 Okt 2021 09:50 WIB
Gerindra
Foto: Gerindra
Jakarta -

Senin (4/10), Icha (6 tahun), bocah warga Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) merasa sangat bahagia. Hari itu, ia mendapatkan kursi roda untuk membantunya beraktivitas yang diantar ke sekolahnya, SLB Hazirah.

Kepala SLB Hazirah, Fatma Hasneli menyebutkan, dari 20 orang muridnya, ada lima orang yang membutuhkan kursi roda, Icha salah satunya. Mereka mengalami kelumpuhan dengan berbagai sebab, antara lain karena polio.

"Icha harusnya sudah pulang, tapi dia begitu berharap ada kursi roda. Kami sampaikan, tim Pak Andre Rosiade mengantarkan kursi roda, Icha pun senang," ungkap Fatma dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu (6/10/2021).

Icha adalah anak berkebutuhan khusus yang sekarang dibina di sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Hazirah Ridhotullah Ranah Pesisir (HRRP). Sekolah yang berdiri awal 2021 itu beraktivitas di bangunan milik nagari yang dulu dipakai untuk MDA (Madrasah Diniyah Awaliyah).

"Sekarang MDA pindah ke masjid," kata Fatma saat berdialog dengan Wakil Ketua DPD Gerindra Sumbar Romi Agusta, Nurhaida dan Wakil Sekretaris Zulkifli.

Tidak hanya Icha, anak berkebutuhan khusus (tuna daksa) lainnya, Zidan (9) juga begitu senang saat kursi-kursi roda itu diturunkan dari ambulans Gerindra Sumbar. Dia begitu serius memperhatikan satu per satu kursi dikeluarkan dari kotaknya. Saat temannya Icha diangkat naik ke kursi roda, Zidan pun ingin mencoba kursi roda lainnya.

Fatma menuturkan mereka mendirikan SLB untuk SD, SMP dan SMA karena melihat banyaknya anak berkebutuhan khusus di Ranah Pesisir. Namun, rumah mereka cukup tersebar dan beberapa harus dijemput agar mau datang ke sekolah di Jalan Labuah Gajah, Kenagarian Sungai Tunu itu. Sekarang, dengan guru-guru yang semuanya sukarela tanpa dibayar, SLB mulai didatangi calon wali murid.

"Ada lima orang murid kami yang tidak bisa berjalan. Karena itu kepada bapak Andre Rosiade demi kelancaran proses belajar mengajar kami kirimkan surat permohonan. Karena keterbatasan sekolah untuk menyediakan kursi roda, sehingga ada tiga peserta didik belum bisa mengikuti proses belajar mengajar sebagaimana mestinya. Mereka tergantung dengan kursi roda," ujar Fatma.

Sementara itu, dua peserta didik lain sudah bisa melakukan proses belajar mengajar, namun dengan keterbatasan untuk bergerak aktif.

"Alhamdulillah, ternyata pak Andre mengirimkan tim mengantarkan lima kursi roda. Mengabulkan permohonan kami demi kelangsungan proses belajar mengajar di sekolah," ucap Fatma.

Wakil Ketua DPD Gerindra Sumbar Nurhaida menyampaikan mereka diminta mengantarkan kursi roda untuk SLB di Ranah Pesisir, Pessel.

"Kami dapat amanah membelikan dan mengantarkannya langsung ke sini. Alhamdulillah, bisa dipakai oleh anak-anak di SLB. Semoga bisa bermanfaat apa yang diberikan ketua DPD Gerindra Andre Rosiade ini," cetus Nurhaida.

Andre Rosiade yang juga anggota DPR RI asal Sumbar mengaku prihatin dengan informasi yang diberikan kepala SLB Hazirah. Oleh sebab itu, dia langsung meminta tim mengirimkan bantuan kursi roda.

"Alhamdulillah, kursi roda sudah sampai, kami doakan sekolah berjalan lancar. Kami juga siap membantu apa yang diperlukan lainnya," kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

(ega/ega)