Sekretariat HMI MPO Mamuju Sulbar Diserang OTK, 1 Anggota Luka

Abdy Febriady - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 16:41 WIB
ILUSTRASI FOKUS (BUKAN BUAT INSERT) PENYERANGAN GENG MOTOR DI KEMANG (ILUSTRATOR: FUAD HASIM/DETIKCOM)
Foto ilustrasi penyerangan. (Fuad Hasim/detikcom)
Mamuju -

Sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Mamuju, Sulawesi Selatan (Sulsel), diserang puluhan orang tak dikenal (OTK). Satu anggota HMI MPO Mamuju terluka akibat penyerangan tersebut.

"Mereka sempat berteriak menanyakan keberadaan salah satu kader HMI, namun karena tidak berhasil menemukan kader tersebut, pelaku penyerangan sempat marah-marah mencoba menerobos masuk," ujar Ketua HMI MPO Mamuju Akhyar dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (5/10/2021).

Aksi penyerangan itu terjadi di Sekret HMI MPO di Jalan Cik Ditiro, Kabupaten Mamuju pada Senin (4/10), sekitar pukul 21.30 Wita malam tadi. Massa OTK datang berboncengan menggunakan sepeda motor.

"Saya didampingi dua kader lainnya sempat menghalau lalu mengusir mereka meninggalkan sekretariat, " kata Akhyar.

Massa yang sempat pergi akhirnya kembali datang dengan membawa senjata tajam dan langsung menyerang Sekretariat HMI MPO Mamuju menggunakan batu. Akibatnya bangunan Sekretariat HMI MPO Mamuju rusak parah, dan seorang kader yang terluka dilarikan ke rumah sakit.

"Langsung tiba-tiba ada tambahan dari mereka yang datang dan menyerang. Kurang lebih tiga puluh orang, teman-teman ada yang melihat bawa parang," ungkap Akhyar.

Kader yang mengalami dilarikan ke rumah sakit tersebut mengalami luka parah di bagian kepala. "Kepalanya dijahit, ada 5 jahitan, sekarang kondisinya sudah membaik," tuturnya.

Diungkapkan Akhyar, peristiwa penyerangan yang sempat memicu kepanikan ini berlangsung selama lebih-kurang 10 menit. Para pelaku langsung melarikan diri setelah melihat kedatangan warga dan polisi.

"Untung ada salah satu masyarakat, senior yang tinggal di sekitar sekretariat langsung datang, menyeret pelaku penyerangan yang sempat masuk di ruang sekretariat, kemudian menutup sekretariat. Waktu pihak kepolisian datang baru mereka berlarian," imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Mamuju AKP Pandu Arief Setiawan mengaku masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif aksi penyerangan ini.

"Sudah dilaporkan di Polresta Mamuju dan sedang didalami," kata Pandu.

(nvl/nvl)