Diduga Salah Tangkap Aktivis HMI, Oknum Polisi di Kalsel Diperiksa Propam

Antara - detikNews
Selasa, 14 Sep 2021 13:10 WIB
ilustrasi pria diborgol
Foto: Ilustrasi. (thinkstock)
Banjarmasin -

Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mengusut dugaan salah tangkap oknum polisi terhadap aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) M Rafii di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Oknum polisi yang diduga melakukan salah tangkap telah diperiksa

"Propam Polda Kalsel sudah memanggil anggota yang bersangkutan untuk diperiksa. Kami tegas makanya langsung diproses," kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Mochamad Rifa'i dilansir dari Antara, Selasa (14/9/2021).

Kasus ini bermula saat M Rafii didatangi oleh oknum polisi di Sekretariat HMI Hulu Sungai Tengah, Jalan Lingkar Walangsi-Kapar, Desa Banua Budi pada Rabu (8/9) lalu. M Raffi kemudian ditangkap dan dibawa ke Polres Hulu Sungai Utara karena diduga terkait kasus pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kombes Rifa'i menegaskan, pihaknya akan memberi sanksi kepada oknum polisi tersebut jika terbukti benar telah melakukan salah tangkap.

"Kami meminta keterangan dari saksi-saksi untuk memastikan duduk masalah. Yang pasti, anggota Polri harus profesional dalam menangani perkara, tidak boleh ada kekerasan apalagi salah menangkap orang," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalsel Zainuddin bersama Ketua HMI Banjarmasin, Barabai, dan Banjarbaru serta M Rafii telah mendatangi Bidang Propam Polda Kalsel pada Sabtu (11/9) lalu untuk melaporkan dugaan salah tangkap ini.

Menurut Zainuddin, rekannya Rafii sempat diinterogasi di Hulu Sungai Tengah sebelum dibawa ke Polres Hulu Sungai Utara. Namun saat di Polres Hulu Sungai Utara rekannya Rafii dibebaskan dengan alasan ada pihak yang menjaminkan. Rafii lalu dijemput oleh rekan dan keluarganya.

Zainuddin menegaskan insiden penangkapan Rafii di Sekretariat HMI Hulu Sungai Tengah tersebut berpotensi merusak citra HMI khususnya di mata masyarakat sekitar sekretariat. Pasalnya, insiden tersebut sempat dikira oleh warga terjadi penangkapan tersangka tindak pidana peredaran narkoba.

"Karena saat kejadian itu, sempat ada tembakan peringatan yang membuat warga sekitar berdatangan. Kami ingin masalah ini dituntaskan dan oknum polisi yang menyalahi prosedur ditindak tegas," kata Zainuddin.

Simak juga video 'PB HMI Kubu Muis Ungkap Peristiwa Pimpinannya Hilang Kontak':

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/idh)