Popular Ikut Dijaga Polisi

Popular Ikut Dijaga Polisi

- detikNews
Kamis, 13 Apr 2006 14:47 WIB
Jakarta - Aksi protes terhadap Playboy Indonesia menjalar ke majalah syur lainnya, Popular. Majalah yang selalu menampilkan perempuan dengan swim suit ini pun bakal didemo.Rencana demo ke Popular disuarakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) saat 'bertamu' ke eks kantor Playboy di Gedung AAF, Jl TB Simatupang, Jakarta.Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sekitar 300 personel dari Polres Jakarta Selatan, Brimob Polda Metro Jaya, serta Polsek Cilandak dan Ciputat bersiaga di sekitar kantor Popular yang berada di kompleks Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (13/4/2006).Para polisi sudah mulai bersiaga sejak pukul 12.30 WIB. Menurut informasi, HTI akan melakukan aksinya pada pukul 13.00 WIB. Namun hingga 13.55 WIB, massa HTI tak kunjung tiba. Massa baru bergerak dari eks kantor Playboy sekitar pukul 14.30 WIB.Hingga pukul 14.40 WIB, para polisi di kantor Popular terlihat santai makan dan minum. Maklum, di sekitar lokasi tersebut banyak terdapat pedagang makanan.Ada dua titik yang dijadikan fokus utama pengamanan polisi. Pertama, tepat di depan kantor Popular. Kedua, di pintu masuk stadion.Kondisi di lokasi tersebut masih terlihat normal. Karyawan di sekitar kantor Popular masih menjalankan aktivitasnya seperti biasa. Hanya saja kantor Popular dalam keadaan sepi dan terkunci.Kantor majalah ini berada tepat di sebelah kanan perusahaan Umroh dan Haji Cahaya Hajar Aswad, dan berada di sebelah kiri PT Masdi Kerta Putra. Popular hanya menempati satu lantai dan bagian depan gedung didominasi oleh kaca hitam.Salah seorang karyawan di lingkungan itu mengaku khawatir mendengar isu demo, meski demikian dia tidak meninggalkan aktivitasnya. "Yang namanya khawatir pasti ada, tapi mau gimana lagi," ujar Asep pasrah.Sebelumnya para wartawan yang akan meliput demo tersebut, kebingungan mencari kantor majalah yang sering menampilkan perempuan berbikini sebagai sampulnya ini. Hal itu dikarenakan tidak dipasangnya papan nama Popular.Sementara itu baik satpam maupun orang-orang sekitar selalu memberikan informasi yang berbeda mengenai lokasi persisnya Popular. (nvt/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads