Said Iqbal Beberkan Sumber Pendanaan Partai Buruh

Firda Cynthia Anggrainy Al Djokya - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 15:02 WIB
Jakarta -

Presiden Partai Buruh periode 2021-2026 Said Iqbal membeberkan sumber pendanaan Partai Buruh, yang kini resmi dideklarasikan kembali. Ia menuturkan Partai Buruh bergerak dari uang iuran tiap kader.

"Pendanaan Partai Buruh dari iuran," kata Said kepada wartawan usai Kongres IV Partai Buruh digelar di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (5/10/2021).

Said Iqbal mengatakan basis konstituen Partai Buruh terdiri dari 4 konfederasi serikat buruh, 50 federasi serikat pekerja, kelompok tani dan nelayan, guru honorer, dan guru swasta dengan total sekitar 10 juta orang. Dari jumlah tersebut, Partai Buruh akan mencari kader militan sebanyak 100 ribu orang.

Said mengatakan 100 ribu kader itu akan melakukan pendidikan partai. Mereka akan dikenai iuran, sehingga pendanaan partai diambil dari iuran 100 ribu kader itu.

"(Sebanyak) 100 ribu kader militan kami akan minta iuran untuk bayar secara sukarela dan itu sudah pernyataan siap 100 ribu anggota kader buruh, tani, nelayan, termasuk guru honor," kata dia.

Besaran iuran yang dibayarkan oleh kader, kata dia, telah disepakati sebesar Rp 50 ribu per orang. Menurutnya, nilai itu dianggap cukup menjadi sumber dana operasional partai.

"Berarti setiap kader nanti kita minta disepakati 50 ribu rupiah. Kalau dikali 100 ribu kan sudah hampir 5 miliar. Sudah mencukupi," kata dia.

Sebelumnya, Said Iqbal resmi dilantik menjadi Presiden Partai Buruh periode 2021-2026 pada kongres tersebut. Said Iqbal dipilih secara aklamasi.

"Kami serahkan seluruh tugas ini kepada Presiden Partai Buruh yang baru, Bung Said Iqbal," ujar Sony Pudjisasono selaku Ketua Umum Partai Buruh lama dalam serah jabatan Partai Buruh di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (5/10/2021).

(lir/lir)