Orang Tua Ayu Ting Ting Diperiksa soal Bullying Haters Jumat 7 Oktober

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 13:13 WIB
Jakarta -

Polda Metro Jaya masih menyelidiki laporan Ayu Ting Ting terkait dugaan bullying haters. Orang tua Ayu Ting Ting akan diperiksa pada Jumat (8/10/2021) lusa.

"Terkait nanti rencana kita lakukan pemeriksaan kepada kedua orang tuannya sebagai saksi. Rencana Jumat ini," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/10).

Yusri belum menjelaskan lebih detail soal pemeriksaan terhadap orang tua Ayu Ting Ting. Namun kedua orang tuanya diperiksa sebagai saksi.

"Mudah-mudahan bisa hadir," ucap Yusri.

Sebelumnya, polisi telah memeriksa Ayu Ting Ting pada Selasa (14/9) lalu. Ayu Ting Ting diperiksa sebagai saksi pelapor atas kasus dugaan penghinaan yang dilakukan akun Instagram @gundik_empang.

Pemeriksaan tersebut adalah kedua kalinya. Sebelumnya, Ayu Ting Ting juga sudah diperiksa sebagai pelapor pada Selasa (31/8).

"Penyidik sudah lakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan sampai dengan 15 pertanyaan. Sampai dengan Saudari AR minta supaya diundur kelanjutan interview-nya karena masih ada satu kerjaan yang tak bisa ditinggal pelapornya sehingga kita sepakat untuk mengundur sisa pertanyaan yang lain itu Selasa pekan depan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Selasa (31/8).

Ayu Ting Ting Maafkan, tapi Proses Hukum Lanjut

Ayu Ting Ting sendiri telah angkat suara soal laporan penghinaan yang dilayangkannya kepada pemilik akun Instagram @gundik_empang. Ayu mengaku tetap ingin melanjutkan proses hukum meski telah memaafkan tindakan pelaku.

"Sudah dimaafin. Tapi proses hukum tetap harus berjalan," kata Ayu setelah diperiksa di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (31/8/2021) siang.

Ayu mengaku tindakan terlapor dalam menghina dirinya sudah terjadi sejak 2017. Selama ini dia tidak merespons hujatan tersebut.

Namun, saat terlapor menghina anaknya, Ayu akhirnya tergerak untuk membuat laporan ke pihak kepolisian.

"Ya sebenarnya karena anak, nomor satu Bilqis, dan saya wajib buat ngebela anak saya. Karena saya selama ini diam, kalau saya sih nggak masalah ya, cuma kalau udah nyangkut sama anak, apalagi Bilqis, saya harus bergerak," ujar Ayu.

(mea/mea)