Aksi Anggota DPRD Ngamuk-Tolak Tes Antigen Berujung Diperiksa Polisi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 10:58 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Resvin Pakaya viral di media sosial mengamuk di Bandara Djalaludin Gorontalo menolak rapid test antigen. (Tangkapan layar video viral)
Anggota DPRD Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Resvin Pakaya viral di media sosial mengamuk di Bandara Djalaludin Gorontalo menolak rapid test antigen. (Tangkapan layar video viral)

Setelah menerima laporan Satgas COVID-19 Gorontalo, polisi akhirnya memanggil Resvin dan proses hukum dipastikan terus berlanjut.

"Aleg (anggota legislatif) sudah kita lakukan pemanggilan dan bersangkutan akan hadir hari ini untuk lakukan pemeriksaan. Prosesnya akan berlanjut terus," kata Kapolres Gorontalo AKBP Ahmad Pardomuan, Senin (4/10).

Kapolres menjelaskan, terhadap saksi sudah dilakukan pemeriksaan, dari pihak provinsi, seperti gugus tugas, sekuriti bandara, dan tenaga medis, yang melakukan pemeriksaan di bandara.

"Kasus ini tentunya kita akan lakukan gelar perkara sesuai dengan aturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2011. Gelar perkara ini menentukan bisa naik sidik atau tidak, unsur pasal apa yang harus kita gunakan di sana. Apa itu bisa atau tidak," jelas Kapolres.

Dia menambahkan ada lima saksi yang sudah dimintai keterangan serta anggota DPRD tersebut.

"Laporannya mereka merasa di sana (bandara) dilakukan tahapan pemeriksaan antigen, kemudian yang bersangkutan tidak mau dan mengajak orang lain untuk tidak dilakukan itu. Sebagian besar sudah namun di belakangnya menjadi tidak ikut. Istilahnya mengajak orang lain," lanjut Kapolres.

Pada Senin (4/10) lalu Resvin tampak menjalani pemeriksaan sejak pukul 11.00 Wita dan hingga sore masih menjalani pemeriksaan.


(nvl/idh)