Polda Metro Tuntaskan Vaksinasi Merdeka Aglomerasi: Dengan Biaya Efisien

Tim detikcom - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 16:57 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat jumpa pers penangkapan terduga teroris di Jakarta dan Bekasi, Senin (29/3/2021)
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Aglomerasi resmi ditutup Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Vaksinasi Merdeka di wilayah aglomerasi Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Tangerang, Tangerang Selatan, dan Depok ini berlangsung selama 10 hari.

"Vaksinasi Merdeka bukanlah sebuah event atau program, namun sebuah metode penyelenggaraan vaksinasi yang bertumpu pada kerelawanan, kedermawanan, dan kepemimpinan. Metode ini mampu menjawab kebutuhan vaksinasi yang mudah diakses publik, murah dalam operasional pelaksanaannya dan masif diselenggarakan di setiap wilayah," ujar Kapolda Metro Jaya Fadil Imran dalam keterangan yang diterima wartawan, Senin (4/10/2021). Penutupan Vaksinasi Merdeka Aglomerasi ini digelar secara online dan offline serta dihadiri oleh para Kapolres jajaran Polda Metro Jaya, pimpinan daerah, serta para relawan.

Menurut Fadil, Vaksinasi Merdeka tahap II ini memiliki keunggulan. Vaksinasi Merdeka tahap II hadir dengan platform digital yang mempermudah manajemen dalam merekrut para relawan.

"Keunggulan dari pelaksanaan Vaksinasi Merdeka tahap II ini ialah hadirnya platform digital yang dibangun anak-anak bangsa dari PT Telkom Indonesia. Platform ini berfungsi untuk melakukan proses perekrutan, manajemen relawan dan gera,i serta laporan performa gerai yang real time, selama 24 jam penuh, di mana pun berada. Pembuatan aplikasi digital Vaksinasi Merdeka yang dapat diunduh di Google PlayStore dan App Store ini, merupakan manifestasi arahan Kapolri terkait dengan Program Kepolisian yang Presisi, yaitu Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan di era Police 4.0," tambah Fadil Imran.

Vaksinasi Merdeka Aglomerasi ini merupakan program kelanjutan dari Vaksinasi Merdeka yang dinilai mendorong capaian angka vaksinasi di Jakarta hingga 107 persen. Fadil Imran mempersilakan para kepala daerah di wilayah aglomerasi bila ingin melanjutkan program tersebut.

"Bila pimpinan daerah menilai metode Vaksinasi Merdeka ini bermanfaat, maka layaknya sebagai cetakan, silakan digunakan cetakan Vaksinasi Merdeka ini untuk melanjutkan program vaksinasi berikutnya di masing-masing wilayah," ucap Fadil.

Sementara itu, Kepala Posko Vaksinasi Merdeka Polda Metro Jaya Supriyanto mengatakan selama 10 hari program Vaksinasi Merdeka Aglomerasi ini telah berkontribusi pada pencapaian percepatan program vaksinasi.

"Vaksinasi Merdeka Aglomerasi selama 10 hari telah berhasil memberikan kontribusi lebih dari 61,72% di lima wilayah penyangga. Capaian tertinggi sebesar 72,64% terlaksana di Bekasi Kabupaten, disusul oleh Tangerang Kota sebesar 72,37%." tutur Supriyanto.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.