Playboy Diusir dari Gedung AAF
Kamis, 13 Apr 2006 10:58 WIB
Jakarta - PT Velvet Silver Media, penerbit Playboy Indonesia, tak putus dirundung masalah. Setelah kantornya dirusak Front Pembela Islam (FPI), perusahaan itu dipaksa meninggalkan gedung ASEAN Aceh Fertilizer (AAF).Gedung AAF saat ini dalam proses likuidasi dan ditunjuk sebagai tim likuidator adalah Jusuf Indradewa and partner.Pengacara tim likuidator Gedung AAF dari Jusuf Indradewa and partner, PP Poli mengatakan, PT Velvet telah melanggar kontrak sewa menyewa gedung."Sesuai dengan kontrak, mereka masuk ke sini sebagai production house (PH), tapi tidak tahunya menerbitkan Playboy. Karena bertentangan dengan kontrak, kami minta mereka beraktivitas di tempat lain," kata Poli dalam jumpa pers di Gedung AAF, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (13/4/2006).Selain melanggar kontrak, PT Velvet diusir dari Gedung AAF juga karena telah menimbulkan masalah bagi penyewa lain.Kontrak PT Velvet di Gedung AAF sebenarnya baru akan berakhir pada November mendatang. Biaya sewa gedung itu sendiri Rp 120 ribu per meter persegi per bulan.Massa dari FPI, Rabu 12 April kemarin mendemo kantor Playboy dan melakukan perusakan terhadap gedung AAF. Mereka melempari gedung AAF dengan batu hingga kacanya pecah-pecah. Dua polisi dari Polres Jakarta Selatan juga menjadi korban timpukan batu.
(iy/)











































