Satpol PP Bongkar Tenda di Kebon Sirih, Pencari Suaka Teriak 'Justice'

Faiz Iqbal Maulid - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 11:58 WIB
Jakarta -

Petugas Satpol PP membongkar tenda-tenda para pencari suaka asal Afghanistan di Jalan Kebon Sirih Barat I, Jakarta Pusat. Pembongkaran tenda sempat diwarnai kericuhan.

Pantauan detikcom di lokasi, Senin (4/10/2021) pukul 11.15 WIB, petugas Satpol PP mulai membongkar 8 tenda milik pencari suaka asal Aghanistan yang berada di Jalan Kebon Sirih Barat I, Jakarta Pusat. Petugas kemudian mengangkut tenda-tenda itu ke mobil Satpol PP.

Saat dibongkar, diketahui tenda-tenda tersebut berisi bantal, karpet, kasur dan perlengkapan untuk bermalam. Satpol PP juga membongkar spanduk milik pencari suaka yang terpasang di pagar kantor UNHCR.

Tenda tersebut dibangun di Jalan Kebon Sirih Barat I, Menteng, Jakarta Pusat, tepatnya di gang samping kantor UNHCR. Pembongkaran tenda ini didampingi aparat kepolisian.

Sempat Diwarnai Kericuhan

Sejumlah petugas APD juga dikerahkan untuk memukul mundur pencari suaka. Massa sempat menolak sehingga terjadi kericuhan.

Beberapa pencari suaka menolak tendanya dibongkar. Mereka kemudian duduk sambil berteriak 'Justice....Justice....Justice!' kepada pihak kepolisian.

Polisi kemudian mengamankan 6 orang dari massa pencari suaka tersebut. Mereka kemudian dibawa ke mobil polisi.

Polisi juga mengimbau para pencari suaka untuk segera meninggalkan lokasi. Polisi mengatakan Jalan Kebon Raya Barat I bukanlah tempat pengungsian.

"Segera meninggalkan lokasi, Jakarta sedang PPKM level 3. Dimohon untuk para pengungsi untuk segera meninggalkan lokasi jalan ini dan pergi ke tempat pengungsian lain. Jalan ini bukan tempat pengungsian," kata Kabags Ops Polres Jakarta Pusat, Guntur di lokasi.

Aksi bangun tenda pencari suaka ini bukan pertama kalinya. Petugas Satpol PP berkali-kali membubarkan tenda pencari suaka, namun mereka tidak kapok dan kembali melakukan aksi hingga menginap di tenda.

Sebelumnya, mereka berdemo di depan kantor UNHCR, Jakarta Pusat. Namun demonstrasi tak berlangsung lama dan dibubarkan polisi.

(mea/mea)