Round-Up

Serangan Balik Demokrat Jawab Tuduhan-tuduhan Penggugat

Tim detikcom - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 05:21 WIB
Herzaky Mahendra Putra (Dok. Demokrat).
Foto: Herzaky Mahendra Putra (Dok. Demokrat).
Jakarta -

Partai Demokrat (PD) melakukan serangan balik. Serangan balik PD dilancarkan kepada para penggugat AD/ART di Mahkamah Agung (MA).

Dirangkum detikcom, Senin (4/10/2021) upaya serangan balik Demokrat itu untuk menjawab tuduhan-tuduhan dari penggugat. Terlebih dari kubu Kepala KSP Moeldoko.

Tepis Minta Kubu Moeldoko Cabut Gugatan

Mantan kader Partai Demokrat (PD) Adjrin Duwila mengaku didatangi dan diminta 'orang' Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk mencabut gugatan terkait AD/ART di Mahkamah Agung (MA). Demokrat menepis pernyataan Adjrin.

"Tidak ada upaya itu dari kami," kata Kepala Bakomstra DPP Demokrat Herzaky Marhendra Putra di Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/10).

Herzaky juga membantah tudingan mantan kader Demokrat yang mengaku diiming-imingi uang dan jabatan supaya mau mencabut gugatan. Demokrat bahkan merencanakan 'serangan balik', dengan membeberkan pernyataan Yosef Badeoda.

Yosef Badeoda tadinya bagian kubu Moeldoko yang menggugat SK Menkumham terkait kepemimpinan AHY di Demokrat. Namun Yosef mencabut gugatan sesaat sebelum sidangnya digelar di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Kamis (23/9).

Mantan Ketua Demokrat Ngawi, Muh. Isnaini Widodo, juga mengaku didatangi salah seorang kubu AHY. Serupa dengan Adjrin, Widodo menyebut kubu AHY berupaya agar gugatan terhadap AD/ART Demokrat di MA dicabut.

"Jadi Mas AHY upaya, bagaimana kita ini bisa mencabut di 154, maupun di JR-nya, dan hari ini, kemarin, saya juga didatangi bagaimana saya bisa mencabut itu," ujar Widodo.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:

Lihat Video: Saat Kubu AHY Beri 2 Opsi ke Moeldoko Hingga Ungkap Minta Jabatan ke SBY

[Gambas:Video 20detik]