Pelaku Spesialis Jambret di Tambora Jakbar Diciduk Seusai Beraksi

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 30 Sep 2021 23:58 WIB
Ilustrasi jambret
Ilustrasi Jambret (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Seorang pria berinisial AK alias Bebek (28) diringkus polisi setelah menjambret di Jalan Kali Besar, Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu (26/9/2021) kemarin. AK merupakan spesialis jambret yang kerap beraksi di wilayah Tambora, Jakarta Barat.

"AK Als Bebek (28) berhasil diamankan oleh anggota buser saat operasi kring serse," kata Kapolsek Tambora Kompol M Faruk dalam keterangannya, Kamis (30/9/2021).

Awalnya, polisi melihat AK berboncengan dengan seorang temannya berinisial SL menggunakan sepeda motor tanpa pelat nomor dengan gerak-gerik yang mencurigakan. Saat hendak menjambret, kedua pelaku tersebut gagal dan terjatuh dari motornya.

"Saat itu anggota buser Polsek Tambora berhasil mengamankan laki laki bernama saudara AK alias Bebek namun untuk rekannya bernama SL berhasil kabur melarikan diri," kata Faruk.

Polisi lantas langsung membawa AK ke Polsek Tambora untuk diperiksa lebih lanjut. Dari hasil interogasi, AK mengaku sering melakukan aksi penjambretan bersama rekannya SL yang kabur.

AK juga mengaku jika seminggu sebelumnya telah melakukan penjambretan pada Sabtu (18/9) sekira pukul 06.00 WIB bersama dua temannya berinisial SL dan IG yang kini menjadi DPO. Sebelum melakukan aksinya, mereka sering janjian untuk bertemu di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, dan sepakat melakukan penjambretan.

Pada hari itu, mereka menjambret seorang remaja bernama Bambang Aradea yang sedang berjalan kaki seorang diri. Mereka kemudian merampas dan mengambil paksa HP korban.

"Untuk hasil kejahatan kemudian dijual kepada seseorang yang dikenal di sekitar daerah Teluk Gong Jakarta Utara dengan harga sebesar Rp 1,2 juta, di mana masing-masing pelaku mendapatkan bagian hasil penjualan sebesar Rp 400 ribu," jelas Faruk.

"Pelaku dan rekan-rekannya yang masih kami lakukan pencarian kerap melakukan aksi penjambretan," sambungnya.

Selanjutnya, penyidik meminta keterangan dari korban untuk penyelidikan lebih lanjut di Polsek Tambora. Kini dua orang lainnya berinisial SL dan IG ditetapkan oleh polisi sebagai DPO.

(eva/eva)