Mengenang Sepak Terjang Novel Baswedan dkk yang Resmi Dipecat KPK

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 30 Sep 2021 15:37 WIB
Tentang Novel Baswedan, Penyidik Top KPK tapi Dibuang Gara-gara TWK
Novel Baswedan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Sejarah mencatat, hari ini 57 pemberantas korupsi dipecat. Mereka selama ini berjuang memberantas korupsi di KPK tetapi harus pergi gara-gara sengkarut tes wawasan kebangsaan atau TWK.

Hari ini 30 September 2021 Novel Baswedan dan 56 pegawai KPK lainnya resmi dipaksa meninggalkan KPK. Padahal rekam jejak mereka dalam pemberantasan korupsi tidak diragukan lagi.

Sebagai contoh Novel Baswedan, yang mengawali kariernya di KPK pada 2014. Ia diangkat sebagai penyidik KPK dan ikut berperan penting dalam sejumlah kasus besar hingga saat ini. Beberapa kasus besar pernah ia tangani antara lain kasus proyek simulator SIM, korupsi Wisma Atlet, korupsi e-KTP, kasus suap eks Sekretaris MA Nurhadi, hingga kasus suap eks Ketua MK Akil Mochtar.

Selain itu, Novel terlibat dalam OTT 'kelas menteri'. Dia ikut dalam OTT KPK terhadap dua menteri, yakni Edhy Prabowo dan Juliari P Batubara. Novel mengatakan tidak ada kepentingan apa pun dalam OTT itu.

"Tentunya tidak semua hal bisa saya jelaskan dan tidak semuanya bisa saya sampaikan ke publik ya. Tapi, terlepas dari itu semua, seharusnya, ketika menangani suatu perkara itu, tidak ada interest, tidak ada kepentingan apa pun," kata Novel dalam sebuah diskusi daring, Kamis (10/12/2020).

"Kita hanya melihat dari kepentingan penegakan hukum dan dilakukan dengan objektif dan profesional," imbuh Novel.

Ada pula Harun Al Rasyid, yang dikenal sebagai raja OTT. Julukan itu disebut Harun Al Rasyid didapatnya dari Firli Bahuri, yang kini menjabat Ketua KPK.

Cerita itu disampaikan Harun Al Rasyid dalam tayangan di kanal YouTube Najwa Shihab yang diunggah pada 28 Mei 2021. Kala itu, menurut Harun, Firli bertugas sebagai Deputi Penindakan KPK saat memberikan julukan 'raja OTT' kepadanya.

"Saya punya hubungan yang lebih khusus kalau dengan Firli. Jadi, ketika dia jadi deputi, saya dijuluki sama Firli itu raja OTT karena OTT terbanyak itu adalah pada saat Firli jadi deputi, 2018," kata Harun pada Najwa.

"Waktu itu 29 OTT," imbuh Harun.

Selengkapnya halaman berikutnya.