Kenang 30 September 1965, MUI Kota Bandung Ajak Masyarakat Doa Bersama

Rosmha Widiyani - detikNews
Kamis, 30 Sep 2021 15:30 WIB
Logo MUI
Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto/Kenang 30 September 1965, MUI Kota Bandung Ajak Masyarakat Doa Bersama.
Jakarta -

Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kota Bandung mengeluarkan himbauan menanggapi peristiwa 30 September 1965. Kejadian ini tercatat sebagai sejarah kelam dalam kehidupan bangsa Indonesia.

"Tapi bangsa Indonesia selamat dan Allah SWT masih melindungi keamanan, persatuan, dan kesatuan secara utuh. Sebagai pewaris bangsa yang tetap berdaulat, merdeka, rukun, dan kondusif, kita wajib bersyukru sekaligus waspada," tulis MUI Kota Bandung dikutip dari Instagram ustaz Aa Gym @aagym.

Dalam himbauan bernomor 39/A/MUI-KB/IX/2021, MUI Kota Bandung menyarankan masyarakat melakukan kegiatan keagamaan. Kegiatan ini tentunya bisa dilakukan semua orang tanpa kecuali.

Himbauan MUI Kota Bandung terkait gerakan 30 September 1965:

1. Melakukan sujud syukur di tiap masjid atau tempat lainnya, atas anugerah Allah SWT yang telah memberikan nikmat keselamatan dari gangguan atas keutuhan dan negara kesatuan Republik Indonesia

2. Seluruh warga Kota Bandung agar memanjatkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT dengan membaca Al Quran, baik sendiri maupun bersama di rumah, masjid, atau tempat lain yang memungkinkan

3. Bacaan Al Quran dilakukan untuk mengiringi doa yang secara khusus disampaikan untuk para pahlawan yang menjadi korban keganasan komunisme dalam rangkaian G30S/PKI

4. Memohon perlindungan Allah SWT agar tetap terhindar dari kemungkinan bangkitnya kembali paham atheisme, komunisme, di pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia

5. Di tengah musibah wabah pandemi COVId-19 yang hingga saat ini masih menghimpit bangsa Indonesia, khususnya warga Kota Bandung, kita pun memohon perlindungan kepada Allah SWT agar bangsa dan Negara Republik Indonesia diselamatkan dari wabah yang sampai saat ini belum bisa diprediksi kapan akan berakhir, dengan harapan semoga Allah SWT tetap memberikan kesehatan bagi para pemimpin umat dan warga Kota Bandung.

Sebagai bentuk permohonan perlindungan dari bahaya komunis dan atheis, MUI Kota Bandung juga menyerukan pelaksanaan doa bersama. Masyarakat bisa melakukannya di masjid, rumah, atau tempatnya masing-masing.

"Doa bersama akan dilaksanakan pada hari Kamis, 30 September 2021 ba'da maghrib. Mudah-mudahan dengan ikhtiar doa ini Allah SWT menganugerahkan karunia dan berkahNya kepada kita semua. Amin," tulis MUI Kota Bandung.

Senada dengan MUI Kota Bandung, ustaz Abdullah Gymanstiar juga mengajak masyarakat melakukan doa bersama. Doa keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bisa dibaca seluruh masyarakat.

Tentunya masyarakat bisa menyertakan harapan atas perlindungan dari semua hal buruk. Hasil akhir yang diharapkan adalah ridho Allah SWT pada bangsa dan negara Indonesia.

(row/erd)