Polri: Pelaku Begal Tak Kenal Ustaz yang Dibacok di Bekasi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 21:16 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (Foto: Adhyasta/detikcom)
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (Adhyasta/detikcom)
Jakarta -

Polisi telah menangkap pelaku begal yang membacok ustaz RM Jamiludin di Mustika Jaya, Kota Bekasi. Polisi masih mendalami motif pelaku begal tersebut.

"Tadi pagi pelakunya telah diamankan, kami belum tahu, masih dilakukan pemeriksaan apa motifnya," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam webinar bertajuk 'Kekerasan terhadap Pemuka Agama' di YouTube Gelora TV, Rabu (29/9/2021).

Ramadhan mengatakan pihaknya saat ini masih mendalami pemeriksaan terhadap pelaku. Namun sejauh ini pihaknya menyebut motif pelaku murni kriminalitas.

"Kami juga ingin memastikan apa motif dari kasus pembegalan dan pembacokannya. Informasi awal bahwa motif dari pelaku adalah melakukan begal, dia ingin merampas sepeda motor milik Ustaz Jamiludin," jelasnya.

Ramadhan mengatakan pelaku dan korban tidak saling kenal. Menurutnya, pelaku membacok korban memang untuk merampas motor.

"Artinya, pelaku dalam hal ini tidak mengenal sama sekali, dia memang tujuannya ingin merampas sepeda motor tersebut," ujarnya.


Kronologi Ustaz Dibacok Begal

Sebelumnya diberitakan, seorang ustaz berinisial RM Jamiludin (39) dibacok kawanan begal di Mustika Jaya, Kota Bekasi. Para pelaku membawa kabur motor usai melumpuhkan korban dengan senjata tajam.

"Jadi yang hilang itu kendaraan sepeda motor korban harganya kurang-lebih Rp 20 juta," kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing saat dihubungi, Rabu (22/9).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Babakan, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Selasa (21/9), pukul 22.00 WIB. Korban saat itu naik motor sepulang dari Bogor menuju rumahnya di Cikarang, Bekasi.

Ketika melintas di Jalan Babakan, korban RM kemudian dipepet oleh 2 pelaku yang sama-sama menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku membacok korban.

"Jadi lukanya itu di pinggang sebelah kiri sama tangan ya," ujar Erna.

Polisi telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan polisi.

(mea/fjp)