LaNyalla Sebut Festival Kerajaan Jadi Ajang Unjuk Gigi Budaya Daerah

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 10:43 WIB
DPD RI
Foto: Dok. DPD RI
Jakarta -

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menghadiri Royal Dinner Festival Adat Kerajaan Nusantara I (FAKN I) di Keraton Sumedang Larang (KSL), Komplek Museum Prabu Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Acara yang berlangsung Selasa (28/9) menampilkan beragam kebudayaan khas Tanah Pasundan.

LaNyalla bersama rombongan disambut dengan kesenian Samroh oleh santri dari Pesantren Tanjung Sari. Turut hadir pada acara tersebut Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Ketua Harian Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) KPH Eddy S Wirabhumi, Sekjen MAKN RA Yani WSS Koeswodidjaja dan Ketua Tim Pokja Kerajaan Nusantara Yurisman Star, beserta sejumlah tamu undangan lainnya.

Sebelum makan malam dimulai, para peserta disuguhi Tari Suraning Pati dan Gamelan Sari Oneng yang merupakan kesenian khas asal Sumedang. Raja Keraton Sumedang Larang, Paduka Yang Mulia Sri Radya HRI Lukman Soemadisoeria, dalam sambutannya menjelaskan sejarah perjalanan Keraton Sumedang Larang yang sempat mengalami kevakuman.

"Pada tahun 2017 kami melakukan revitalisasi dalam rangka mendukung kebijakan Pemkab Sumedang yang mengharapkan Keraton Sumedang Larang menjadi aktivitas budaya Sunda," papar Lukman.

Lukman berharap kegiatan Festival Adat Kerajaan Nusantara dapat bermanfaat untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan serta berkontribusi memperkuat kebudayaan nasional dan memperkokoh persatuan bangsa.

"Tiada gading yang tak retak. Kami meminta maaf atas segala kekurangan, baik moril maupun materiil dalam acara ini. Semoga tidak mengurangi nilai-nilai yang terkandung dalam maksud dan tujuan acara ini yaitu memperkuat kebudayaan nasional dan memperkokoh persatuan bangsa," urai Lukman.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menilai festival ini memotivasi pihaknya untuk terus meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Bumi Pasundan diciptakan ketika Tuhan sedang tersenyum. Sumedang ini sebagai pusat Parahyangan, pusat budaya Sunda. Sumedang dianugerahkan memilki kekayaan budaya yang luar biasa. Keindahan alamnya juga. Maka hal itu harus dilestarikan. Kita harus terus memelihara nilai lama yang baik dan menggali nilai baru yang lebih baik lagi," ujar Dony.

Dony juga berterima kasih kepada Ketua DPD RI, yang dinilainya berkontribusi besar terhadap penyelenggaraan festival ini. Dony menyebut LaNyalla menunjukkan keseriusan dalam memajukan kebudayaan Nusantara.

"Terima kasih kepada Ketua DPD RI yang tak terhingga yang memasukkan festival ini sebagai rangkaian hari lahir DPD RI. Pak LaNyalla adalah pribadi yang concern memajukan budaya kita, kemajuan kebudayaan nasional melalui FAKN I ini," ungkap Dony.

Sekjen MAKN RA Yani WSS Koeswodidjaja menyebut inovasi budaya melalui festival ini akan mendorong bergeraknya perekonomian daerah.

"Sebagaimana kita ketahui, budaya adalah aset bangsa kita. Kebudayaan merupakan basis perekonomian nasional. Hampir semua sektor berbasis budaya," sebut Yani.

Sementara itu, LaNyalla menyatakan dukungan terhadap kebudayaan lokal merupakan salah satu tugasnya sebagai Ketua DPD. Sejak awal dilantik sebagai Ketua DPD RI, LaNyalla menyatakan dirinya ingin memperjuangkan eksitensi dan hak-hak Keraton dan Kerajaan Nusantara.

"Ini memang tupoksi saya di DPD RI untuk menjaga kearifan lokal, menjaga peradaban Nusantara," ucap LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu berharap, eksistensi Kerajaan dan Keraton di Indonesia harus terus dipelihara, salah satu caranya melalui kegiatan seperti Festival Adat Kerajaan Nusantara.

"Melalui kegiatan budaya ini para pemimpin Kerajaan atau Kesultanan di seluruh Indonesia bisa unjuk gigi dan menampilkan segala potensinya," cetus LaNyalla.

FAKN I diselenggarakan pada 28-30 September 2021. Acara akan dibuka oleh Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti hari ini. Dalam acara Royal Dinner tersebut, LaNyalla hadir didampingi sejumlah senator, antara lain Fadil Rahmi dari Aceh, Ahmad Bastian dan Bustami Zainuddin asal Lampung, Darmansyah dan Alexander Fransiscus asal Bangka Belitung, Sukiryanto dari Kalbar, Gusti Farid dari Kalsel, Habib Ali Alwi asal Banten, Andi Muhammad Ihsan dari Sulawesi Selatan, dan Eni Sumarni dari Jawa Barat. Hadir pula Sekjen DPD RI Rahman Hadi.

Simak juga 'Melihat Patung Ikonik Daendels dan Pangeran Kornel di Sumedang':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)