Aplikasi PeduliLindungi Akan Diuji Coba di 6 Pasar Tradisional Ini

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 18:02 WIB
Jakarta -

Pemerintah akan melakukan uji coba penerapan aplikasi PeduliLindungi di enam pasar tradisional. Pasar tersebut tersebar dari Jakarta, Jawa Barat (Jabar), dan Jawa Tengah (Jateng).

Hal ini disampaikan juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam siaran langsung di YouTube BNPB, Selasa (28/9/2021).

"Uji coba penerapan aplikasi PeduliLindungi akan dilaksanakan di enam pasar rakyat, yakni Pasar Mayestik di Jakarta, Pasar Blok M di Jakarta, Pasar Baltos di Bandung, Pasar Modern BSD di Tangerang Selatan, Pasar Modern 8 di Alam Sutra di Tangerang, dan Pasar Wanadri di Semarang," kata Wiku.

Dia menjelaskan tujuan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di area publik.

"Penerapan aplikasi PeduliLindungi di pasar tradisional merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk merealisasikan hidup produktif dan aman COVID di Indonesia," ungkapnya.

Satgas COVID-19 juga meminta kepada pemerintah daerah (pemda) untuk terus mensosialisasikan perkembangan kebijakan yang sedang berlaku.

Diketahui, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dievaluasi tiap minggu dan dilakukan perubahan tiap dua pekan.

Wiku menjelaskan penerapan aplikasi PeduliLindungi dilakukan untuk memastikan masyarakat aman di masa pandemi COVID-19 dan tetap produktif.

"Pembukaan sektor sosial masyarakat bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan berlebihan asalkan seluruh elemen masyarakat menjalankan prokes secara kolektif," ucapnya.

"Sudah saatnya kita bergerak maju memulihkan produktivitas setelah cukup baik mengendalikan kasus," tambahnya.

Di Mana Saja PeduliLindungi Dipakai?

Aplikasi PeduliLindungi akan dipakai di sejumlah area publik. Selain sebagai bukti bahwa kita sudah mendapatkan dosis vaksin, aplikasi sertifikat vaksinasi ini juga digunakan untuk screening masuk ke beberapa tempat umum.

Sebelumnya, PeduliLindungi sudah diterapkan masyarakat yang ingin masuk mal, supermarket, dan restoran. Sertifikat vaksin dalam aplikasi ini juga dipakai untuk menonton di bioskop hingga masuk tempat wisata.

Ke depan, aplikasi ini juga dipakai untuk proses pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah hingga universitas.

(jbr/aud)