Wakil Ketua MPR Puji Kreasi Motor Antik Karya Anak Muda Indonesia

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 23:40 WIB
Wakil Ketua MPR Puji Kreasi Motor Antik Karya Anak Muda Indonesia
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengapresiasi aneka jenis kreasi motor hasil modifikasi anak-anak muda para pecinta modifikasi motor dilombakan dalam ajang Motor Modification. Ia mengatakan perlu kreativitas di atas rata-rata agar hasil modifikasi motor yang ditampilkan memiliki nilai seni dan kreasi tinggi.

"Ini motor-motor normal, yang diubah menjadi tidak normal dan dilombakan. Memang kesempurnaan itu terletak pada ketidaksempurnaannya sehingga perlu dimodifikasi jadi tampak unik, tampak lebih baik, dan tampak berbeda dari yang lain. Ini semua orang-orang kreatif yang 'tidak normal' dibanding anak yang lain," ujarnya dalam keterangannya, Senin (27/9/2021).

Saat menyerahkan piala kepada para pemenang ajang yang berlangsung pada Sabtu (25/9) dan Minggu (26/9) di Brasco Megamendung Bogor, ia mendorong agar ide-ide kreatif tersebut tidak hanya dituangkan di bidang otomotif, tapi juga di berbagai bidang lainnya. Dengan begitu diharapkan Indonesia bisa menghasilkan karya-karya atau inovasi teknologi yang bisa bersaing dengan negara lain.

"Tapi kita juga berharap modifikasi ini selain menjaga estetika, juga mengutamakan sisi keselamatan atau safety motor karena kalau dilihat dari jumlah penggunanya paling banyak. Tapi ini menarik bagi para pecinta motor, kita lihat sesuatu yang antik dan bisa kita promosikan," terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Jazilul sempat berkeliling mengamati berbagai jenis kreasi motor modifikasi para peserta yang ikut dilombakan. Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terpikat pada sebuah motor modifikasi dari semula motor Vario matic diubah cukup ekstrem menjadi back bone murni, naked muscle di kelas FFA.

Jazilul pun menyerahkan piala kepada sang builder, Zacob dari Bengkel 69 Garage Modification Bandung. "Ini keren dan pantas mendapatkan piala," katanya.

Sementara itu, Adi Pro yang merupakan penggagas acara menambahkan lomba modifikasi motor ini menjawab kerinduan penikmat modifikasi otomotif. Apalagi pelaksanaannya yang berbarengan dengan kontes mobil-mobil lain mulai dari yang bergaya retro sampai futuristik.

"Animo anak-anak muda cukup bagus. Ada 85 peserta motor dalam 8 kelas yang dilombakan. Ini sekalian ajang silaturahmi, mengobati rasa kangen sekaligus kompetisi kreatif di antara builder," jelas Adi.

Diketahui, peserta kontes modifikasi ini tidak hanya dari Jabodetabek, tapi dari seluruh Indonesia, terutama Jawa, seperti Bandung, Malang, Karawang sampai Cilacap.

(akd/ega)