Mahfud Md soal Ijazah Jaksa Agung: Apa yang Mau Diinvestigasi?

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 15:58 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD menyambangi lokasi kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Rabu (8/9). Mahfud meninjau kondisi Lapas.
Mahfud Md (Grandyos Zafna/detikcom)

Erwin mengatakan adanya kesalahan tersebut harus dikonfirmasi secara resmi oleh Jaksa Agung sendiri, bukan sekelas Kapuspenkum. Dia beralasan perbedaan data tersebut pasalnya sudah menjadi konsumsi publik, sehingga ST Burhanuddin harus menyampaikan secara terbuka.

Erwin mengatakan investigasi tersebut juga meliputi asal mula pihak Puspenkum menerima informasi itu dan kenapa pembiaran itu dilakukan. Jika membuka buku Laporan Tahunan Kejaksaan tahun 2012 yang telah dicetak dan disebarluaskan, kata Erwin, profil ST Burhanuddin terpampang nyata dengan latar belakang pendidikan yang sama dengan versi website. Artinya, kata Erwin, pembiaran telah dilakukan selama bertahun-tahun dan yang bersangkutan diduga tidak memiliki niat melakukan klarifikasi.

"Pada sisi lain, saya setuju dengan usul Menko Polhukam harus melakukan penyidikan independen untuk memastikan kenapa dan alasan perbedaan informasi itu terjadi," tegas Erwin.

Berikut ini perbedaan versi rekam jejak pendidikan Jaksa Agung:

Versi Instagram Kejaksaan Agung:

1. Sarjana Hukum Pidana UNDIP Semarang Tahun 1980
2. Magister Manajemen UI Jakarta Tahun 2001
3. Doktor UI Jakarta tahun 2006

Versi Buku Laporan Tahunan Kejagung 2012:

1. Sarjana Hukum Pidana UNDIP Semarang Tahun 1983
2. Magister Manajemen UI Jakarta Tahun 2001
3. Doktor UI Jakarta tahun 2006

Versi terbaru Kapuspenkum Kejagung:

1. Strata I di Universitas 17 Agustus di Semarang;
2. Strata II di Sekolah Tinggi Manajemen Labora di DKI Jakarta;
3. Strata III di Universitas Satyagama di DKI Jakarta.


(lir/lir)