Megahnya Stadion Lukas Enembe, Sarana Didatangkan dari Eropa hingga Jepang

Yudistira Imandiar - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 14:12 WIB
Bambang Soesatyo
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meninjau Stadion Utama Lukas Enembe Jayapura, Papua yang akan dijadikan tempat pembukaan sekaligus penutupan PON XX Papua. Berdasarkan tinjauan di lapangan, Bamsoet menyatakan stadion tersebut sudah siap untuk digunakan.

Menurut Bamsoet, keamanan Papua secara keseluruhan juga telah dipastikan kondusif. Ia pun mengulas penunjukan Papua sebagai tuan rumah PON XX merupakan tonggak sejarah pembangunan Papua atas prinsip Pancasila.

"Siapapun akan bergetar tatkala melihat kemegahan Stadion Utama Lukas Enembe. Terasa sekali aura kebesaran masyarakat Papua yang kaya dengan keindahan alam dan budaya. Stadion ini menjadi landmark terbaru kebangkitan Papua untuk menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, adil, dan makmur," tutur Bamsoet usai meninjau Stadion Utama Lukas Enembe, Senin (27/9/21).

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menjelaskan Stadion Lukas Enembe yang berdiri di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua menjadi stadion termegah kedua di Indonesia setelah Gelora Bung Karno di Jakarta. Berbagai sarana dan prasarananya telah berstandar internasional.

Bamsoet menguraikan, scoring board perimeter atau papan skor digital yang terpasang di dua sisi tribun Stadion Lukas Enembe didatangkan dari Eropa. Begitu pula dengan 88 unit perangkat sound system yang didatangkan dari Jepang. Secara keseluruhan, teknologi di stadion itu memang sudah sangat modern.

"Memiliki kapasitas lebih dari 40 ribu penonton, jenis rumput yang digunakan di Stadion Utama Lukas Enembe menggunakan Zoysia Matrella (Linn) Merr atau rumput Manila yang lazim digunakan di stadion-stadion besar. Untuk pencahayaannya, menggunakan LED teknologi DMX dari Philips yang bisa mengikuti beat musik dengan kekuatan 1.800 lux," ulas Bamsoet.

Bamsoet menegaskan setelah penyelenggaraan PON XX Papua, berbagai sarana dan prasarana yang ada di Stadion Utama Lukas Enembe, maupun berbagai venue olahraga lainnya, harus tetap dirawat dengan baik.

"Sekaligus dimanfaatkan masyarakat Papua guna meningkatkan prestasi olahraga anak-anak Papua. Ingat, pembangunan berbagai venue cabang olahraga tersebut menggunakan uang rakyat, jangan sampai rakyat jugalah yang menyia-nyiakan keberadaannya," pesan Bamsoet.

Sebagai informasi, pada kunjungan kerja tersebut Bamsoet didampingi Sestama Badan Intelijen Negara (BIN) Komjen Pol Bambang Sunarwibowo, Anggota Komisi X DPR RI Robert Kardinal dan Kabinda Papua Mayor Jenderal TNI AD Abdul Haris Napoleon.

(mul/ega)