Bamsoet Sebut Esports Berperan Penting Tumbuhkan Ekonomi Kreatif RI

Yudistira Imandiar - detikNews
Minggu, 26 Sep 2021 23:03 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI sekaligus Dewan Pembina Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) Bambang Soesatyo menyatakan Esports sebagai cabang olahraga prestasi di Indonesia berkembang pesat. Ia menilai cabang olahraga prestasi ini dapat menjadi kebanggaan bagi Indonesia.

"Kita patut mensyukuri bahwa sejak Agustus 2020, Esports telah diakui secara resmi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai cabang olahraga prestasi di Indonesia. Kita juga patut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pengurus Besar ESport Indonesia (PBESI) menghadirkan cabang olahraga Esports sebagai pertandingan eksibisi dalam penyelenggaraan PON XX di Papua," kata Bamsoet saat mewakili Ketua Umum PB-ESI Budi Gunawan menutup pertandingan eksibisi E-Sport PON XX Papua di Jayapura, Papua, Minggu (26/9/2021).

Bamsoet optimistis PBESI mampu mewujudkan visi dalam mengembangkan dan mempromosikan ekosistem Esports yang stabil. Ia meyakini PBESI dapat menjadikan Indonesia sebagai pemimpin Esports di kawasan Asia.

"Memperhatikan perkembangan olahraga Esports di Tanah Air, harapan akan hadirnya atlet profesional berprestasi bukanlah target yang sulit diwujudkan. Saat ini kita banyak memiliki tim Esports yang membanggakan. Pada tahun ini EVOS Sports berhasil menjadi juara Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) season 7. Kita juga punya ONIC Esport yang pernah menjuarai Mobile Legends Mytel International Championship pada tahun 2020," urai Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini mengulas kehadiran Esports di tanah air telah menjadi bagian penting dari geliat pertumbuhan ekonomi kreatif. Sebagai sebuah industri olahraga, Bamsoet menyebut Esports mempunyai potensi besar dalam menggerakkan roda perekonomian nasional.

"Secara keseluruhan, tercatat pertumbuhan industri Esports di Indonesia pada tahun 2019 telah menghasilkan pendapatan sebesar 1,3 miliar dolar AS. Dan, hanya dalam jangka waktu satu tahun saja, telah mencatatkan pertumbuhan yang sangat pesat menjadi 1,8 miliar dolar AS, atau mencatatkan pertumbuhan sebesar 33 persen," papar Bamsoet.

Ia menambahkan, pencapaian tim-tim Esports profesional di Indonesia telah membuka lapangan pekerjaan dengan total lebih dari Rp 15 triliun dalam perputaran ekonomi. Sebagai data pembanding, merujuk pada data Newzoo tahun 2020, potensi pasar game Indonesia telah menyumbang pendapatan negara sebesar US$ 1,74 miliar atau sekitar Rp 25,1 triliun, dengan kenaikan sebesar 32,7 persen setiap tahunnya.

"Berbagai rujukan tersebut menunjukan besarnya potensi perekonomian yang dapat kita gali dan kembangkan dari olahraga Esports, untuk menopang pertumbuhan ekonomi digital nasional. Perkembangan Esports di Tanah Air, baik sebagai olahraga prestasi maupun sebagai industri olahraga, tentunya akan memberikan nilai ekonomi dan kemanfaatan lainnya dalam berbagai aspek," imbuh Bamsoet

(ega/ega)