Luhut Jawab Tantangan Haris soal Data Tambang: Kita Buka di Pengadilan!

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 10:39 WIB
Jakarta -

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi tantangan pihak Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti untuk buka-bukaan data perihal keterlibatan di bisnis tambang Papua. Luhut mengaku akan membuka data secara terbuka di pengadilan.

"Itu yang saya bilang biar nanti di pengadilan, biar kita lihat. Karena saya tidak ada sama sekali bisnis di Papua, sama sekali tidak ada. Apalagi itu dibilang pertambangan-pertambangan itu kan berarti jamak, saya tidak ada," kata Luhut di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (27/9/2021).

Hari ini Luhut menjalani pemeriksaan sebagai pelapor atas laporannya kepada Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti tentang dugaan pencemaran nama baik. Luhut diperiksa selama satu jam oleh penyidik.

Terkait tantangan Haris Azhar-Fatia untuk buka-bukaan data soal bisnis tambang Papua, Luhut tidak ambil pusing. Dia mempersilakan terlapor membuka data yang dimiliki ke media.

Dia juga menyebut data kekayaannya pun bisa dilacak lewat laporan di KPK dan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) untuk memastikan apakah dirinya terlibat di bisnis tambang Papua seperti yang dituding oleh terlapor.

"Silakan aja buka aja di media sekarang. Dari sekarang juga bisa buka di media kok. Kan saya punya harta kekayaan ada di KPK itu, LHKPN itu," ujar Luhut.

Kata Luhut soal Mediasi

Lebih lanjut Luhut menyebut, meski peluang mediasi tetap terbuka, dia mengaku siap jika kasus ini berlanjut hingga tahap pengadilan.

"Sekali lagi, saya ingatkan aja jangan sekali-sekali kita berlindung kepada hak asasi atau kebebasan berekspresi yang bisa mencederai orang. Dan saya tidak akan berhenti, saya ulangi, saya tidak akan berhenti saya membuktikan bahwa saya benar," katanya.

Simak pernyataan Haris Azhar meminta Luhut buka data soal tambang di Papua