Gubsu Gembira Kasus Corona Turun: 3 Bulan Lalu Sempat Lebih 2 Ribu

Ahmad Arfah - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 09:47 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat meninjau vaksinasi di Kampus USU
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat meninjau vaksinasi di Kampus USU (Foto: Arfah/detikcom)
Jakarta -

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengaku gembira dengan penurunan angka kasus virus Corona atau COVID-19 di Sumut. Edy mengatakan kasus harian di Sumut tinggal 93 orang.

"Saya sangat bergembira saat ini, karena posisi terkonfirmasi kita saat ini cukup bisa terkendali. Yaitu saat ini kita 93 orang yang terkonfirmasi di Sumatera Utara," ujar Edy saat meninjau vaksinasi mahasiswa di kampus USU, Medan, Senin (27/9/2021).

Edy mengatakan jumlah kasus ini menurun drastis. Edy menyebut kasus harian di Sumut pernah mencapai 2.000 lebih.

"Pernah tiga bulan lalu, 2.000 lebih. Sekarang sudah sampai 93. Ini harus kita jaga bersama-sama," katanya.

Meski jumlah kasus sudah menurun, Edy mengatakan persoalan virus Corona ini belum selesai. Edy mengatakan persoalan virus ini bisa kembali kapan saja.

"Ini belum selesai, belum, namanya virus bisa kapan saja," tuturnya.

Edy mengatakan yang menjadi persoalan dalam penanganan virus Corona saat ini adalah disiplin protokol kesehatan. Untuk itu, dia meminta seluruh pihak untuk tetap patuh protokol kesehatan.

"Kita lakukan adalah protokol kesehatan, yang kedua inilah vaksinasi," ujar Edy.

Mantan Pangkostrad itu kemudian menyebut vaksinasi di kampus terus dilakukan untuk mengejar pembelajaran tatap muka yang direncanakan digelar pada Oktober mendatang. Untuk itu, tenaga pengajar dan mahasiswa harus divaksin.

"Dalam waktu dekat, Oktober, akan dilakukan pembelajaran tatap muka. Antisipasi itu semua, yang perlu diketahui, salah satu antisipasi adalah memaksimalkan vaksinasi kepada mahasiswa. Jelasnya kepada guru itu prioritas pertama, kemudian para nakes itu prioritas kedua, baru mahasiswa," jelasnya.

Simak juga video 'WHO Minta Indonesia Pantau Terus 3 'Varian Lokal' yang Dominan':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/knv)