Round-up

Terbuka Kemungkinan Tersangka Baru di Kasus Satpam Permata Buana

Tim detikcom - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 07:31 WIB
Keributan antara warga vs sekuriti di Kembangan, Jakbar (dok.istimewa)
Foto: Keributan antara warga vs sekuriti di Kembangan, Jakbar (dok.istimewa)
Jakarta -

Polisi telah menetapkan WH, Kepala sekuriti di kompleks Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat. Polisi menyebut masih ada kemungkinan tersangka baru kasus ribut-ribut antara satpam kompleks dengan warga.

Kasus ini terungkap lewat video yang viral di media sosial. Dalam narasi video tersebut juga dituliskan, "Salah satu warga (menulis nama perumahan), Kembangan, Jakarta Barat diduga diintimidasi sejumlah sekuriti karena tidak mau memberikan sejumlah uang," tulis video tersebut.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap 16 satpam. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono menjelaskan peristiwa terjadi ketika warga kompleks hendak memasukkan pot-pot tanaman ke dalam rumahnya, namun ditahan oleh satpam Kompleks Permata Buana.

Kepala sekuriti berinisial WH sudah ditetapkan sebagai tersangka usai polisi memeriksa sejumlah saksi. Saksi itu mulai perusahaan jasa pengamanan hingga ketua RW Kompleks Permata Buana.

Dari serangkaian pemeriksaan itu, polisi menyimpulkan WH diduga kuat berperan memerintahkan anak buahnya untuk melakukan pungutan liar disertai pengancaman kepada warga. WH pun harus bertanggungjawab.

"(Dikenakan) Pasal 335 soal pengancaman," kata Dwi saat dihubungi, Sabtu (25/9/2021).

Simak juga video 'Ribut-ribut Belasan Satpam dengan Warga Kompleks di Jakbar':

[Gambas:Video 20detik]